Gelar ratas ekonomi, Jokowi minta harga BBM bersubsidi turun
Merdeka.com - Pemerintah dalam waktu dekat akan mengumumkan paket kebijakan ekonomi jilid III. Dalam sambutannya membuka rapat terbatas, Presiden Joko Widodo meminta Pertamina untuk mengkaji kembali harga bahan bakar minyak (BBM). Jokowi berharap masih ada ruang bagi Pertamina untuk menurunkan harga BBM, meskipun kecil.
"Yang berkaitan dengan BBM, dihitung lagi Pertamina, coba dihitung sekali lagi oleh Pertamina, apakah masih mungkin premium itu diturunkan, meskipun hanya sedikit," kata Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis (1/10).
Jokowi menambahkan, paket kebijakan yang ketiga ini diharapkan memperbaiki ekonomi dalam jangka pendek dan menengah. Sehingga memberikan hasil yang relatif cepat dan daya beli masyarakat menjadi meningkat.
Selain itu, Jokowi minta agar proyek padat karya terus digalakkan. Dengan harapan tersedia lapangan kerja yang semakin luas.
"Yang pertama mestinya ada stimulus jangka pendek, insentif jangka menengah dan panjang. Sehingga bisa cepat sekali dirasakan oleh rakyat, dunia usaha. Saya kira paket ekonomi yang ketiga ini, jangka pendek, coba dilihat apakah memungkinkan. Yang pertama bunga bank bisa turun dengan mengefisiensikan biaya-biaya yang ada di dalam bank," jelas Jokowi.
"Yang kedua untuk daya beli, proyek padat karya. Ini besok harus sudah bisa dikeluarkan. Di PU ada, di kementan dana yang berkaitan dengan irigasi. Sisanya segera diluncurkan. Ketiga, padat karya besar di dana desa, pak mendagri harap fokuskan," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya