Gebrakan Anies Baswedan selama menjadi menteri
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo telah merombak jajaran kementerian di Kabinet Kerja. Ada 13 pos yang diganti dan digeser Presiden, di mana empat digeser ke posisi baru dan sembilan jabatan lainnya dicopot dan diganti dengan sosok baru.
Dari sejumlah nama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan tak terhindar dari proses reshuffle yang dilakukan Jokowi. Mantan Rektor Universitas Paramadina ini pun terdepak, posisinya digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Berita Anies Baswedan lainnya, bisa dibaca di Liputan6.com
Sebenarnya, apa saja prestasi yang sudah dibukukan Menteri Anies selama masih menjabat?
Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menyatakan Anies telah memiliki sejumlah prestasi yang tidak bisa dikesampingkan. Kebanyakan berhasil mengubah wajah pendidikan yang terkesan angker menjadi lebih bersahabat.
Salah satunya adalah keputusan Anies untuk mengubah fungsi Ujian Nasional tak lagi menjadi penentu kelulusan seorang pelajar. Perubahan ini membuat UN tak lagi menjadi momok menakutkan bagi pelajar di tanah air.
"Saya kira sebetulnya dia sudah melangkah secara benar. Pertama ketika dia mengubah fungsi UN bukan penentu kelulusan tapi sebagai standar nasional pendidikan," ujar Darmaningtyas saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (27/7) malam.
Selain itu, Anies juga melakukan beberapa gebrakan yang berseberangan dengan pemerintahan sebelumnya, yakni meninjau ulang pelaksanaan kurikulum 2013 yang dinilai sangat problematik. Sebab, dunia pendidikan di Indonesia dinilainya belum siap menerapkan kurikulum baru tersebut.
Kemudian, Anies berhasil membangun ekosistem pendidikan di semua sekolah.
"Jadi sebetulnya langkahnya itu sudah betul," ucapnya singkat.
Sayangnya, ada beberapa hal yang dilakukan Anies sehingga menjadi sorotan dari kepala negara selaku atasannya. Termasuk salah satunya revisi kurikulum yang menjadi andalan di awal Anies menjabat.
"Mungkin dalam hal revisi kurikulum kekurangan progresivitas, yang jadi sorotan juga lemahnya manajerial, termasuk daya serap, tapi itu juga terjadi di semua kementerian," paparnya.
Berdasarkan pandangannya, kinerja Anies sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah berjalan dengan baik. Apalagi, baru-baru ini Anies juga menghapus Masa Orientasi Siswa (MOS) yang sebelumnya menjadi tradisi bagi siswa baru sebelum menjalani statusnya sebagai mahasiswa di sekolah lanjutan,
"Anies sudah menawarkan banyak perubahan terhadap pendidikan ini. Memang tidak bisa sekejap, butuh waktu," paparnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya