Geber motor trondol, pemuda di Pekanbaru digebuki polisi
Merdeka.com - Muhammad Afdol (20), mengaku dipukuli personel polisi berinisial Brigadir IY dari Mapolsek Tampan, Pekanbaru. Penyebabnya, dia mengemudikan sepeda motor trondol (tidak lengkap).
Pukulan itu mengenai pelipis kiri, punggung dan kepala bagian belakang, hingga membuatnya lebam-lebam. Tak terima diperlakukan demikian, Afdol melaporkan IY ke Mapolresta Pekanbaru.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu menimpa Afdol pada Selasa (24/12) lalu. Sedangkan laporannya ke polisi dibuat pada Sabtu (28/12) kemarin.
Kejadian bermula sewaktu korban melintas di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru, tiba-tiba korban dihadang oleh pria yang mengaku anggota polisi.
Sewaktu korban berhenti, pelaku langsung mengambil kunci motor dan membawanya ke Mapolsek Tampan. Alasan pelaku, motor korban trondol dan menyalahi aturan lalu lintas.
Setibanya di Mapolsek, tanpa berkata apa-apa, korban langsung dihajar. Korban tidak bisa melawan karena berada di kantor polisi. Akibatnya, korban mengalami luka di pelipis kiri, punggung dan kepala bagian belakang.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tampan, Kompol Suparman, menolak dikatakan anak buahnya disebut-sebut melakukan pemukulan. Menurutnya, Brigadir IY hanya menahan motor korban yang tak lengkap.
"Iya anggota saya yang melakukannya (penahanan), tapi tidak ada pemukulan, anggota kita hanya menahan motornya saja. Dia tidak terima dan menepis tangan polisi yang akan menahan motornya dan sudah ada sepakat damai antara korban dengan anggota saya," kata Suparman.
Suparman menjelaskan, saat kejadian, kendaraan Muhammad Afdol tidak lengkap dan dicurigai, "Kendaraan Afdol mencurigakan, makanya anggota kita memberhentikannya," ujar Suparman. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya