Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gatot Brajamusti, dari penasihat spiritual jadi ketua Parfi

Gatot Brajamusti, dari penasihat spiritual jadi ketua Parfi Gatot Brajamusti. Kapanlagi.com

Merdeka.com - Sosok Gatot Brajamusti awalnya hanya dikenal oleh warga Cisaat, Sukabumi, Jawa Barat sebagai pengurus Padepokan Brajamusti. Tapi cerita itu berubah ketika ia dituduh membawa kabur artis dan penyanyi Reza Artamevia dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng pada 12 Desember 2004.

Pria kelahiran 29 Agustus 1962 ini dituding menjadi otak di balik kaburnya Reza. Tak hanya itu, banyak pihak yang menudingnya sebagai penculik. Pasalnya, saat menghilang, Reza yang juga mantan istri almarhum Adjie Massaid ini ditemukan di Pademokan milik Gatot.

Sejak itu, pria yang kerap disapa Aa Gatot mulai sering muncul di depan kamera. Tak jarang pula, dia mendampingi Reza setiap jumpa pers maupun acara-acara konser yang dijalaninya. Kepada media, ia mengaku menjadi penasehat spiritual Reza dan Elma Theana.

Tidak banyak yang mengetahui masa lalu Aa Gatot, kecuali pengakuan-pengakuan yang dilontarkan kepada media. Dia mengaku pernah berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, namun tak sampai selesai. Dari UI, ia melanjutkan kuliah di IKIP (sekarang Universitas Pendidikan Indonesia-UPI), Bandung mengambil jurusan filsafat selama tiga tahun, dan mendapat gelar sarjana.

Dari Bandung, Gatot mengatakan melanjutkan kuliahnya ke Universitas Al-Azhar, Mesir. Namun, pendidikan yang seharusnya selesai selama empat tahun, dia mengaku berhasil lulus hanya dalam satu tahun saja. Di Kairo, Gatot mengaku dikenal dengan nama Jambir Al-Barqur.

Merasa namanya sudah mulai dikenal publik, Gatot mulai merilis album religi pertama pada bulan Ramadan 1429 H atau September 2008 lalu. Dia memberi nama album itu dengan judul 'Tunjukkan Jalan Yang Lurus' sekaligus mengaku sebagai kado khusus bagi istri ketiganya, Dewi Aminah.

Tidak hanya itu, dia mulai berani bermain film bertajuk 'Ummi Aminah' yang disutradarai oleh Aditya Gumay. Di film itu, Gatot beradu akting dengan aktris senior, Nani Wijaya. Tak cukup, dia juga memproduseri film sendiri dengan judul 'Azraq' yang dimainkan dua artis senior lainnya, Deddy Mizwar dan juga Christine Hakim.

Ayah enam anak dari tiga istrinya ini kembali mencuat namanya ketika terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) periode 2011-2015. Dia meraih suara tertinggi dalam kongres yang diadakan oleh Parfi.

Namun, jabatan barunya ini justru mengalami hambatan. Pasalnya, sejumlah artis senior menggugat Gatot karena dianggap menyalahi aturan dan memalsukan surat formulir saat mencalonkan diri. Gugatan itu dilaporkan ke polisi dan sempat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tak jelas bagaimana kelanjutannya, namun Gatot masih menempati posisinya sebagai Ketua Umum Parfi sampai sekarang. Terjunnya Gatot di dunia entertainment juga mendapatkan cibiran dari sejumlah orang, tapi dia tetap tidak bergeming. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP