Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Garda Terdepan saat New Normal: Masyarakat

Garda Terdepan saat New Normal: Masyarakat Pedagang Jamu Keliling di Pasar Baru. ©2020 Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Dokter Spesialis Paru, Erlina Burhan menjelaskan di era new normal saat ini bukan dokter yang jadi garda terdepan. Melainkan, kata dia, masyarakat yang kini harus bersungguh-sungguh agar tidak terjadi gelombang kedua.

"Bahwa kami ini adalah sebetulnya bukan garda terdepan,gardan terdepan sesungguhnya masyarakat, kedisiplinan masyarakat sehingga tidak terjadi gelombang kedua, kalau petugas masyarakat benteng terakhir, Kalau untuk new normal atau kebiasaan baru," kata Erlina dalam diskusi siaran telekonference dengan tema : diskusi Kesiapan Normal Baru: Distorsi Informasi Saat Normalisasi, Jumat (12/6).

Erlina mengatakan menurut world healt organization (WHO) negara yang bisa menerapkan new normal atau ketatanan normal baru yaitu memiliki beberapa kriteria. Pertama kata dia, terbukti bahwa transmisi Covid-19 telah terkontrol, kapasitas sistem kesehatan mampu untuk mendeteksi, menguji, mengisolasi dan menangani setiap kasus, serta menelusuri kontak.

"Mengurangi risiko wabah pada tempat berisiko tinggi seperti fasilitas kesehatan, rumah lansia, dan pemukiman padat penduduk, serta upaya pencegahan di tempat kerja, sekolah," lanjut Erlina.

Selanjutnya risiko penyebaran kasus imported bisa terkendalikan. Serta kata dia masyarakat sepenuhnya diedukasi, serta ikut berperan dan diperdayakan dalam transmisi.

"Masyarakat kunci utama, tapi pemerintah harus berikan fasilitas dan mengawal bahwa itu harus terjadi," jelas Erlina.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP