Gara-Gara Tidak Kerjakan PR, Siswa SMP di Alor Dipukul Guru Hingga Alami Luka
Merdeka.com - MM (16), siswa SMPN di Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kalabahi. Gara-garanya, menjadi korban pemukulan dilakukan seorang guru.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (16/10), pukul 11.10 Wita. Kronologi dihimpun, peristiwa itu terjadi saat proses belajar mengajar. Saat itu, korban tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang telah diberikan gurunya berinisial LK (44).
Karena emosi, guru atau terduga pelaku memukul dengan tangan terbuka tepat di bagian atas kepala sebanyak satu kali. Korban juga ditendang di bokong dan dipukul menggunakan belahan bambu pada betis.
Atas tindakan guru LK, korban mengalami luka bengkak pada leher, pantat dan betis. Korban kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ZL (44) sebagai wali (Pengampu korban).
Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christmas, mengatakan korban dan walinya telah membuat laporan ke kantor polisi pada Senin (25/10) kemarin.
Menurut Agustinus, pihaknya telah melakukan visum terhadap korban juga melakukan pemeriksaan saksi pelapor dan akan mencari serta mengamankan terduga pelaku di Polres Alor, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Perkara tersebut akan dilimpahkan ke unit PPA Polres Alor untuk penanganan lebih lanjut, tutup Agustinus Christmas, Selasa (26/10).
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya