Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara puntung rokok, hutan di Gunung Muria terbakar

Gara-gara puntung rokok, hutan di Gunung Muria terbakar hutan gunung muria terbakar. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lahan hutan seluas 28 hektar di kawasan lereng Gunung Muria di wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah terbakar. Terpantau ada tiga titik api di hutan yang dikelola Perhutani itu. Titik pertama di petak 14 (6 hektar), petak 15 (4 hektar) di Desa Sumanding Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.

Titik kedua berada di petak 63 Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang seluas 10 hektar. Titik ketiga berada di petak 7 Desa Papasan, Kecamatan Bangsri dengan luas 8 hektar.

Perhutani melalui KRPH Sumanding GKPH Gajah Biru KPH Pati, Seniman mengatakan, kebakaran hutan terjadi sejak Selasa (20/10) kemarin. Api sempat padam sekitar pukul 23.00 WIB. Namun pagi tadi kembali menyala di lokasi yang sama.

"Lokasinya cukup jauh dari pemukiman warga. Api dapat dipadamkan menjelang siang ini dengan cara manual," kata Seniman kepada merdeka.com, Rabu (21/10).

Dugaan sementara, hutan terbakar akibat ulah manusia. Lahan hutan yang terbakar di Desa Papasan Kecamatan Bangsri disebabkan puntung rokok. Sedangkan yang ada di Desa Dudakawu, Kecamatan Kembang diakibatkan tak sempurnanya pemadaman api oleh warga yang mencari lebah.

"Mengetahui ada kobaran api, kita bersama dengan warga dan instansi terkait langsung melakukan tindakan pemadaman dengan cara manual, yakni menggunakan kebyok dan air jerigen. Karena lokasi yang cukup sulit, pemadaman hanya dilakukan secara manual,” kata Seniman.

Aktivis lembaga peduli hutan (LPH), Amin Ayahudi menuturkan, pemadaman dilakukan oleh Perhutani dibantu warga dan relawan SAR. Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP