Gara-gara PING BBM, pembobol rumah PNS Kodam diringkus
Merdeka.com - Hanya gara-gara pesan PING melalui blackberry messenger (BBM), pelaku pembobolan rumah milik seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kodam II Sriwijaya, Aldo (22), diringkus. Pelaku sempat buron selama tujuh bulan sejak beraksi Januari 2015 lalu.
Penangkapan tersebut berawal saat pelaku menjual kepada rekannya satu unit ponsel blackberry (BB) yang dicurinya dari rumah korban. Secara kebetulan, pembeli itu mengenali sejumlah nama-nama yang masuk dalam kontak BB.
Merasa curiga, pembeli mengirim pesan PING dengan rekannya yang juga sama-sama satu kantor dengan korban di Kodam II Sriwijaya. Kemudian, berlanjut obrolan antara pembeli dengan korban hingga akhirnya terungkaplah asal-muasal BB tersebut.
Korban pun memberikan keterangan untuk mempermudah proses penyelidikan laporan yang sudah disampaikan kepada polisi sebelumnya.
Tersangka Aldo yang tinggal di Jalan Sirna Raga, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, mengaku aksi bobol rumah korban dilakukan bersama rekannya, Fredi (DPO), Kamis (22/1). Dalam aksi itu, mereka mencuri dua unit sepeda motor Yamaha Vega R dan Honda Beat.
Tersangka juga membawa kabur dua unit ponsel Samsung dan Blackberry serta dompet yang berisikan berbagai kartu penting berupa ATM, SIM, KTP, kartu PNS, kartu kesehatan, dan STNK.
"Kalau motor dijual seharga Rp 3,5 juta. Saya tidak tahu pembeli blackberry itu temannya korban," ungkap tersangka Aldo di Mapolsek Kemuning Palembang, Selasa (25/8).
"Kami masuk jendela dirusak pakai obeng," ujarnya.
Kapolsek Kemuning Palembang AKP Handoko Sanjaya mengungkapkan, tersangka ditangkap di sebuah warnet tak jauh di rumahnya, Senin (24/8) malam. Sebelumnya, tersangka kabur ke luar Palembang sejak identitasnya diketahui.
"Kita masih buru pelaku lain yang juga sudah kabur," pungkasnya
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya