Gara-gara para penipu ini mereka gagal menikah
Merdeka.com - Pernikahan menjadi hal paling sakral dari sebuah hubungan sepasang kekasih. Karena itulah, mereka yang akan menikah pasti mempersiapkan moment sekali seumur hidup itu dengan sebaik mungkin agar tak kacau pada hari H.
Biasanya, sepasang calon pengantin lebih dulu mencari gedung pernikahan. Bukan tanpa sebab, karena setiap akhir pekan pasti ada pesta pernikahan bahkan yang jauh-jauh hari sudah melakukan booking.
Bila sudah cocok dengan gedung, maka pasangan calon pengantin akan beralih dengan persiapan chatering. Jumlah makanan yang disediakan sangat perlu dihitung detail jangan sampai ada tamu tak makan.
Setelah dua hal penting itu, barulah merembet ke persoalan tetek bengek lainnya. Seperti undangan, dekorasi, baju dan make up pengantin serta souvenir.
Umumnya, persiapan itu harus beres dua sebulan jelang pernikahan. Tujuannya, bila ada kekurangan masih bisa dilengkapi.
Di tengah era modern yang serba praktis, banyak pasangan calon pengantin memilih jasa wedding organizer (WO) untuk mengakomodir semua urusan yang cukup menyita waktu itu. Dengan jasa WO mereka akan dibantu dan tinggal memilih paket pernikahan yang sesuai budget.
Tapi apa jadinya bila yang pernikahan yang telah rancang digagalkan si WO. Bukan karena gedung atau chateringnya yang tak siap, tapi karena si WO melarikan uang yang harusnya dibayarkan ke semua kebutuhan pernikahan. Loh kok bisa? (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya