Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara pakai sabu, pemuda ini jadi stres dan dirantai

Gara-gara pakai sabu, pemuda ini jadi stres dan dirantai Suddin. ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Bahaya narkoba terbukti pada pemuda ini. Dia jadi stres karena menggunakan sabu sehingga harus dirantai ayahnya.

Pemuda bernama Suddin (22) ini duduk tak berbaju di dekat gubuk yang ada di tanah kosong milik warga di sudut Jalan Gabus dan Jalan Gurami, Medan, Rabu (13/4). Sesekali dia tertawa menyeringai, kemudian bernyanyi tanpa jelas apa lagunya.

Kakinya dirantai dan digembok ayahnya, Arfan Lubis (54). Pemuda bertato di punggung ini pun tak bisa pergi jauh dari gubuk yang terbuat dari sisa-sisa kayu lapis dan plastik spanduk caleg itu.

suddin

Suddin ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

"Terpaksa dia saya rantai sejak 3 bulan lalu karena dia suka mengamuk dan mengganggu warga," kata Arfan.

Dia bercerita, jiwa Suddin mulai terganggu sejak akhir 2015 saat mereka tinggal di Jalan Perintis Gang Lingga, Tembung. "Dia ilusi. Awalnya fisiknya gak bisa berdiri, tergeletak," jelas Arfan.

Selanjutnya Suddin mulai meracau. Parahnya dia juga mengganggu orang lain. Bukan hanya telanjang di depan umum, dia terkadang melempari warga.

Pemuda itu sempat dibawa berobat ke RSUD Pirngadi, Medan. "Kata dokternya dia sakit karena memakai sabu-sabu," jelas Arfan.

suddin

Suddin ©2016 merdeka.com/yan muhardiansyah

Omongan dokter itu sejalan dengan pergaulan Suddin selama ini. Dia diketahui sering berkumpul dengan teman-temannya di kawasan Jalan Pancasila, Tembung. "Kabarnya memakai (sabu) dengan kawan-kawannya di sana. Tapi hanya dia yang kena (gila)," jelas Arfan.

Pria paruh baya ini tak mampu membawa putranya berobat lagi atau memasukkannya ke rumah sakit jiwa. Penghasilannya sebagai tukang becak dayung bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP