Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara mobil dan warisan, Hendra bunuh bapaknya

Gara-gara mobil dan warisan, Hendra bunuh bapaknya Ilustrasi Pembunuhan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Polres Ponorogo, Polda Jawa Timur mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang dilakukan tersangka Hendra (24) terhadap ayahnya sendiri, Eko Prayudi (53), warga Desa Sumoroto, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant mengatakan, Eko ditemukan tewas di sebuah kamar rumah milik saudaranya di Jalan Sumatra Ponorogo tanggal 27 Agustus 2018. Pada tubuh korban ditemukan luka memar di beberapa bagian.

"Berdasarkan keterangan yang dikumpulkan, diperoleh informasi bahwa anak korban bernama Hendra yang terakhir diketahui bersama dengan korban," kata Radiant kepada wartawan, Senin kemarin. Dikutip dari Antara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka menganiaya dengan cara mendorong tubuh korban hingga kepala bagian belakang korban terbentur dinding, dan mengakibatkan ayahnya tewas.

"Tersangka dengan kedua tangannya mendorong korban hingga kepala bagian belakang terbentur ke dinding. Setelah itu, korban jatuh ke lantai," ujar Radiant.

Sebelum melakukan dugaan pembunuhan tersebut, kata Radiant pula, antara tersangka dengan korban terjadi selisih paham dalam hal penjualan mobil serta harta warisan milik korban.

Menurut Radiant, sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Polres Ponorogo mengirim Hendra ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan psikiatri.

"Sudah diakukan pemeriksaan psikiatrik di Biddokes Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, dengan hasil gambaran kepribadian tersangka kurang matang secara emosi," katanya lagi.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP