Gara-gara menderita kusta, Gusti gantung diri di kebun coklat
Merdeka.com - Merasa malu dan tidak punya biaya untuk penyembuhan penyakit kusta yang diderita, I Gusti Ketut Warsa (48), warga Banjar Palungan Batu, Desa Batuagung, Kabupaten Jembrana, Bali, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Korban ditemukan tewas tergantung di kebun coklat sebelah rumahnya, pagi tadi sekitar pukul 06.00 WITA, Senin (17/11). Kontan saja peristiwa ini menggegerkan warga setempat.
Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh Anak korban Gusti Ayu Kadek Kristina Asari (17). Seperti biasa tiap pagi putri korban membangunkan ayahnya di kamar. Namun, Ayu tidak melihat keberadaan ayahnya, lalu mencari ke kebun coklat sebelah rumah.
"Saya melihat ayah sudah tergantung, tanpa baju. Hanya pakai sarung dan celana jins yang biasa dipakai. Saya tidak tau kapan ini terjadi," kata Ayu di hadapan Polisi.
Korban baru diturunkan sekitar pukul 07.30 WITA. Saat diturunkan, korban menggantung dirinya dengan mengenakan selendang warna merah dan dalam keadaan tanpa baju. Kondisi korban dengan lidah menjulur dan ada bercak mani dalam celana.
"Dugaan kita korban murni gantung diri akibat penyakit kusta yang dideritanya. Atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Gusti Made Sudarma Putra.
(mdk/mtf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya