Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara Kabar Hoaks Soal Corona, Jumlah Pasien RSUP Dr Sardjito Menurun

Gara-gara Kabar Hoaks Soal Corona, Jumlah Pasien RSUP Dr Sardjito Menurun Jumpa pers RSUD dr Sardjito terkait pasien terkena virus corona. ©2020 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - RSUP Dr Sardjito berulang kali menjadi korban kabar hoaks karena merawat pasien terjangkit virus Corona. Akibat hoaks ini, pasien rawat jalan di RSUP Dr Sardjito mengalami penurunan hingga 30 persen.

Kasubag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan menerangkan, antrean pasien rawat jalan sempat sepi dibandingkan hari biasanya.

Selain itu pihak RSUP Dr Sardjito disebut Banu kerap mendapatkan telepon yang menanyakan kebenaran adanya pasien positif Corona yang dirawat.

Banu merinci jika hari biasa, RSUP Dr Sardjito melayani 2.500 sampai 3.500 pasien rawat jalan. Namun usai beredarnya kabar hoaks, jumlah pasien menurun hingga 2.000 orang.

"Hari ini tadi hanya sekitar 2.000 pasien lah yang berkunjung. Baru hari ini (terjadi penurunan pasien). Tapi itu hanya di poliklinik-poliklinik tertentu, yang sepi itu cenderung yang poliklinik penyakit dalam," ucap Banu, Rabu (29/1).

Banu menambahkan akibat beredarnya hoaks tersebut pasien menjadi takut berobat ke RSUP Dr Sardjito. Padahal seharusnya pasien melakukan kontrol rutin namun karena hoaks jadi takut dan tak mau datang ke RSUP Dr Sardjito.

"Di Yogyakarta belum ada yang namanya Coronavirus. Jangan takut untuk datang ke Sardjito ya. Jangan sampai masyarakat takut berobat, yang harusnya berobat jadi tidak jadi karena termakan hoaks," papar Banu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP