Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara cipratan air, ayah dan anak di Medan dibacok

Gara-gara cipratan air, ayah dan anak di Medan dibacok Korban bacok di Medan. ©2015 merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com - Persoalan sepele di Jalan Denai berbuntut penganiayaan sadis. Berawal cipratan air, seorang tak dikenal membacok ayah dan anak hingga terluka parah.

Dua korban dibacok, Ricky Utomo (28), dan ayahnya, Ngkim Liong (51), warga Jalan Denai, Gang Dua, Medan. Ricky terluka di bagian leher belakang dan bahu. Kondisi ayahnya, Ngkim Liong, lebih parah karena terkena sabetan senjata tajam pada bagian kepala, badan, dan tangan kiri. Mereka kini masih dirawat di RS Methodist, Jalan Thamrin, Medan.

Informasi dihimpun, keduanya dibacok tak jauh dari rumahnya, Minggu (20/12) malam. Kejadian itu berawal pertengkaran yang dipicu masalah sepele, yakni cipratan air di jalan.

Ceritanya bermula saat Ngkim Liong ingin berangkat menghadiri resepsi pernikahan di Hermes Place, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat dia akan naik mobil, seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vega R hitam melintas di sana melalui genangan air. Alhasil, cipratan air mengenai celana Ngkim.

Terkena cipratan air, Ngkim langsung bereaksi.

"Hati-hati kau jalan,' teriak ayahku kepada pengendara sepeda motor," kata anak Ngkim, William Utomo.

Mendengar perkataan Ngkim, sang pengendara sepeda motor berhenti. Dia memutar arah dan melabrak Ngkim. Mereka bertengkar hingga saling pukul. Melihat itu, Ricky datang melerai.

"Tapi justru abangku itu yang dipukuli," kata William Utomo.

Warga melihat kejadian itu kemudian mendatangi lokasi buat menghentikan keributan. Pengendara sepeda motor itu langsung bergegas meninggalkan lokasi. Namun tak lama berselang, dia kembali lagi bersama seorang rekannya. Di tengah keramaian, seorang pria tak dikenal menebaskan parang ke arah Ngkim dan Ricky.

Pelaku kemudian kabur dari lokasi. Sementara Ngkim dan Ricky dilarikan ke RS Methodist. Pihak keluarga juga telah membuat laporan ke Polsek Medan Area. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Alexander Pilliang, menyatakan mereka masih menyelidiki kasus itu.

"Laporan korban sudah kami terima. Kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Alexander.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP