Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara burung, Joni dan anaknya bacok polisi

Gara-gara burung, Joni dan anaknya bacok polisi Bapak dan anak bacok polisi. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Hanya gara-gara burung, Joni (55) dan anaknya Rama (24), nekat membacok anggota polisi bernama Bripka Dede Maulana. Korban mengalami luka-luka, sedangkan kedua pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.

Peristiwa itu terjadi tepat di depan rumah korban di Jalan Kesuma Bangsa, Kelurahan Plaju Ilir, Kecamatan Plaju, Palembang, Jumat (27/4). Kejadiannya berawal ketika kakak korban, Sriwati (55), mendapat laporan dari seseorang bahwa anaknya ditangkap kedua pelaku karena mencuri burung.

Lalu, Sri menemui pelaku untuk memastikan kabar itu. Pelaku Joni membantah tuduhan tersebut. Tak lama, Sri kembali menerima aduan dari warga bahwa anaknya diseret pelaku Joni sambil diborgol.

Seakan dipermainkan, Sri kembali mendatangi rumah pelaku Joni dengan maksud mengambil anaknya. Pelaku justru emosi dan menampar wajah Sri.

Tak ingin nyawanya terancam, Sri, pulang. Namun, dia diikuti oleh pelaku Joni dan Rama. Bapak dan anak itu masing-masing membawa parang.

Bripka Dede yang bermaksud melerai, justru ditantang kedua pelaku sehingga terjadi cekcok mulut. Pelaku Rama langsung membacok korban Bripka Dede yang mengenai lengan kiri.

Takut amarah warga, kedua pelaku kabur. Sedangkan korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk perawatan. Tak lama kemudian, bapak dan anak tersebut menyerahkan diri ke kantor polisi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo mengungkapkan, kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Subsid Jatanras Polda Sumsel. Sementara motifnya diduga karena masalah burung.

"Masih kita proses. Untuk korban sedang dirawat di rumah sakit," kata Slamet.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP