Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara ayam curian berkokok, 2 saudara babak belur dihajar massa

Gara-gara ayam curian berkokok, 2 saudara babak belur dihajar massa Ilustrasi Pencurian. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Gara-gara ayam bangkok yang baru saja dicuri berkokok, dua pencuri bernama Subur dan Yuni (21) dipergoki pemiliknya. Belum sempat melarikan diri, adik kakak yang bekerja sebagai buruh panggul pupuk PT Pusri itu dihajar massa.

Keduanya kompak beraksi mencuri seekor ayam bangkok milik korban, Fahmi Dinah (49) di Komplek Garuda Putra II, Kelurahan 8 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Senin (25/1), sekitar pukul 02.00 WIB.

Baru saja menangkap ayam senilai Rp 2,8 juta itu dari kandangnya, kedua tersangka yang tinggal serumah di Jalan Ki Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang, itu dipergoki penghuni rumah. Korban kaget mendengar kokokan ayam miliknya. Korban pun berteriak maling.

"Ayamnya berkokok terus, jadi kami ketahuan," ungkap tersangka Subur di Mapolsek Ilir Timur II Palembang, Senin (25/1).

Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan menangkap kakak beradik itu. Massa pun menggebuki mereka hingga babak belur dan menyerahkannya ke kantor polisi.

Tersangka Subur mengaku saat pulang habis nongkrong, mereka melihat ayam bangkok di kandangnya depan rumah korban. Tanpa pikir panjang, mereka memanjat pagar dan mencurinya. Saat diambil, ayam itu memberontak dan berkokok.

Meski aksi itu baru pertama kali mereka lakukan, kedua tersangka sama-sama mendekam di tahanan dan menunggu sidang pengadilan.

"Kita kenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian," ujar Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Afriya Jaya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP