Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gara-gara abrasi, murid SD di Sumbar belajar dalam ketakutan

Gara-gara abrasi, murid SD di Sumbar belajar dalam ketakutan Ilustrasi abrasi. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya

Merdeka.com - Bangunan SD Negeri 28 Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) terancam abrasi pantai bahkan pecahan ombak sudah sampai ke dinding sekolah.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, Sutera, Jufri di Painan, Rabu mengatakan situasi ini sudah beberapa kali dibicarakan ke pemerintah kabupaten untuk ditindaklanjuti.

"Sudah beberapa kali kami bicarakan tidak hanya ke pemerintah kabupaten namun juga ke pemerintah provinsi," ujar Jufri kepada Antara, Rabu (25/5).

Bahkan, Komisi II DPRD kabupaten setempat juga telah meninjau lokasi namun hingga saat ini belum ada realisasi pengerjaan.

Di tempat terpisah, Kepala Sekolah SD Negeri 28 Pasar Surantih, Bustam mengatakan abrasi sudah terjadi sejak delapan tahun terakhir dan puncaknya terjadi saat ini.

"Kalau bisa kami memprediksi mungkin beberapa bulan kedepan bangunan sekolah ini akan hancur," jelasnya, dikutip dari Antara.

Untuk itu, pihaknya mendesak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait segera meninjau lokasi, minimal bisa membangun batu jeti untuk menahan ombak.

Bustam menambahkan, beberapa siswa telah beberapa kali mengeluhkan kejadian ini, dengan alasan berisik dengan dentuman ombak hingga ketakutan.

Sekretaris Nagari Surantih (desa adat), Edal Kas Putra mengaku sudah beberapa kali mengajukan pembangunan batu jeti dalam musyawarah rencana pembangunan.

"Hampir tiap tahun kami ajukan namun hingga saat ini pembangunan batu jeti belum juga terlaksana," tukasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP