Ganteng-ganteng, imigran gelap asal Timteng jadi gigolo di Pekanbaru
Merdeka.com - Saat ini terdapat sekitar 1.000 imigran gelap dari berbagai negara di Timur Tengah dan lainnya dalam pengamanan Kantor Imigrasi Pekanbaru. Mereka ditempatkan di dua lokasi, yakni Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di belakang Purna MTQ dan di Wisma Satria Jalan Cik Ditiro.
Akibat membludaknya jumlah imigran gelap itu membuat masalah baru di Pekanbaru. Hal ini disebabkan kapasitas tampung Rudenim dan Wisma Satria hanya berkapasitas 120 orang. Akibatnya, setiap malam para imigran harus tidur di luar.
Namun bukan perkara itu saja yang menjadi masalah. Para pria Timur Tengah dari Afghanistan dan Irak itu ternyata banyak digandruni oleh para wanita Pekanbaru. Tidak sedikit wanita lokal yang berkencan dengan para imigran gelap yang berhidung mancung itu.
Tubuh yang tinggi besar, hidung mancung ternyata menjadi daya tarik yang kuat para imigran gelap. Bahkan kabar ini pun sudah sampai ke telinga MUI Pekanbaru. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya