Ganjar Pranowo: Waduk Kedung Ombo dibuka itu hoax
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah jika soal kabar yang menyebutkan Waduk Kedungombo akan dibuka karena tidak mampu menampung air. Dirinya menyatakan bahwa isu itu tidak bertanggungjawab dan hoax alias berita bohong.
Untuk itu dirinya melalui media meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak memercayai informasi yang tidak bertanggungjawab dan belum bisa dibuktikan kebenarannya itu.
"Isu Kedung Ombo dibuka dan sebagainya itu tidak ada. Saya minta jangan menyebarkan isu seperti itu," ungkapnya kepada wartawan usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jateng Jl. Pahlawan Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (23/1).
Isu akan dibukanya waduk yang tersebar di Jawa Tengah itu beredar melalui SMS dan social media seperti BBM dan twitter. Dalam informasinya disebutkan bahwa pintu-pintu Waduk Kedung Ombo akan dibuka karena sudah tidak mampu lagi menampung air, dan dikhawatirkan jebol.
Disebut juga bahwa wilayah Kabupaten Demak dan sekitarnya akan menerima limpahan air besar dari waduk itu dan mengakibatkan bencana banjir bandang.
"Informasi melalui apapun sebaiknya ditanyakan dahulu kepada pihak yang mengetahui betul persoalannya. Penyebaran secara serampangan hanya mengakibatkan kepanikan dan kesusahan bagi masyarakat. Bencana begini masih ada orang main-main, kasihan rakyat," tegasnya.
Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah Prasetyo Budhi menjelaskan, justru saat ini Waduk Kedung Ombo sedang dalam proses pengisian air. Terutama disaat musim hujan dalam kondisi intensitas yang sangat tinggi.
"Apalagi levasi air di waduk itu masih 64 persen dari batas maksimal 90 persen atau 470 juta meter kubik dari rencana target pengisian 743 juta meter kubik. Dalam proses pengisian, ngapain saya buka pintu buang-buang air," tegasnya.
Senada dengan Ganjar, Prasetyo Budhi menyatakan bahwa isu itu disebar oleh orang yang tidak bertanggungjawab yang hendak memperkeruh suasana di jawa Tengah yang sedang dalam kondisi darurat bencana banjir dan longsor.
“"Saya tegaskan bahwa informasi itu hanya sekedar isu. Informasi itu tidak bertanggungjawab dan tidak benar," pungkasnya.
Baca juga:
7 Binatang ini bisa prediksi datangnya bencana alam
Tahanan pembunuhan dan perampokan diungsikan karena banjir
Autodesk tawarkan solusi hadapi banjir
MS Hidayat sebut industri rugi Rp 100 M per hari akibat banjir
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya