Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ganjar ingin polisi tangani kasus pemalsuan tanda tangan di KPID

Ganjar ingin polisi tangani kasus pemalsuan tanda tangan di KPID ganjar bersama kapolda jateng sidak ke tps . ©2014 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyatakan sudah menindaklanjuti kasus pemalsuan tanda tangan terkait pencairan dana Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng senilai Rp 1,4 miliar. Ganjar mengaku sudah mempertemukan Kasubag Umum KPID Jateng, Askuri (pelapor) dan Kepala Kesekretariatan (Kaset) KPID Jateng, Agus Hery Ariyanto (terlapor).

"Saya sudah telpon mereka dan ketemu langsung. Kalau nanti memang terbukti tanda tangannya dipalsukan ya kita akan lapor polisi," ujar Ganjar kepada wartawan di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (10/4).

Ganjar mengatakan Askuri dan Agus Hery sudah diperiksa tim inspektorat SKPD Prov Jateng sebanyak dua kali untuk mengklarifikasi kasus tersebut. Namun dirinya menuturkan belum mendapat hasil pemeriksaan itu.

Berita lengkap mengenai Ganjar Pranowo bisa diakses di Liputan6.com

"Hingga saat ini belum ada hasil, namun tidak menutup kemungkinan secepatnya," tambahnya.

Sementara itu, Askuri mengaku dirinya membawa sejumlah bukti pemalsuan tanda tangan serta berkas penting lain perihal keuangan KPID.

"Pertama saya diperiksa hari Kamis seminggu lalu, tapi saat itu ada yang kurang berkasnya. Dan saya diperiksa lagi hari Jumat. Dan jawaban saya sudah dicatat serta menjadi berita acara," ujarnya.

Dia berharap, tim inspektorat yang dibentuk Gubernur bisa segera secepatnya menyelesaikan dugaan pemalsuan tanda tangan pencairan keuangan KPID tersebut. "Harapan saya, semoga ini cepat selesai dan ditindaklanjuti," imbuhnya.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP