Ganjar-Gibran Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia dan Pedagang
Merdeka.com - Usai menjajal kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo bersama Presiden Joko Widodo, Gubernur Jawa Tengah berkunjung ke RS Hermina dan RSUD Dr Moewardi Solo. Di RSUD Dr Moewardi, Ganjar giliran disambut putra presiden yang juga Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Kedua pemimpin tersebut bersama-sama menyambangi rumah sakit milik Pemprov Jateng, meninjau pelaksanaan vaksinasi. Mereka menuju ruangan vaksinasi melalui pintu samping untuk menghindari adanya kerumunan.
"Piye bu, sakit ndak," ujar Ganjar kepada peserta vaksin.
Pertanyaan itu langsung disahut oleh salah satu warga penerima vaksin yang sedang disuntik. "Ndak pak," jawab warga sambil malu-malu.
Ganjar menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Solo karena telah melakukan percepatan vaksinasi bagi lansia dan pedagang. Vaksinasi yang sedianya dilakukan hari ini, Senin (1/3), lanjut Ganjar, pada kenyataannya sudah dilakukan lebih awal pada hari Sabtu (27/2) lalu.
"Saya seneng dengan tanggapan warga adanya vaksinasi. Kata mas wali kota warga sangat antusias untuk mengikuti vaksinasi ini. Saya kira baru hari ini mulai vaksinnya. Ternyata sudah dari Sabtu kemarin ya," katanya.
Gibran menambahkan, vaksinasi bagi pedagang pasar memang dipercepat sejak Sabtu lalu. Sedangkan untuk warga lanjut usia (lansia) dimulai Senin (1/3) ini. Sebanyak 6.800 lansia akan mendapatkan vaksin untuk dosis pertama, mereka telah mendaftarkan secara online sebelumnya. Jumlah populasi lansia di Kota Solo berdasarkan data dari Dispendukcapil sebanyak 74.000 orang.
Untuk memudahkan lansia dan menghindari kerumunan, vaksinasi hanya dilayani di 19 faskes (fasilitas kesehatan) yakni di rumah sakit. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan lansia di Kota Solo sangat antusias untuk divaksin.
"Untuk tahap ini ada 6.800 lansia yang telah mendaftar secara online. Nanti tambah lagi untuk mempercepat vaksinasinya. Targetnya, pokoknya kalau vaksin ready terus maka Solo siap menyuntik terus, warga antusias," katanya.
Menurut Gibran sampai saat ini tidak ada kendala dalam pemberikan vaksin di Kota Solo. Dampak dari vaksinasi atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) berat sampai saat ini juga tidak ada.
"Di setiap tempat kita sediakan mini ICU jadi kalau saya lihat tidak ada yang terpakai. Jadi saya simpulkan vaksin aman, tapi kita tetap jaga-jaga," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya