Ganjar Gandeng BUMN dan BUMD Atasi Kemiskinan Ekstrem di Jateng
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menggandeng Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), untuk mengatasi kemiskinan ekstrem. Sejumlah program direalisasikan, mulai dari pembangunan rumah layak huni hingga bantuan program listrik murah untuk warga.
"Tadi ada tujuh rumah dengan menggabungkan banyak kegiatan. Pertama memang target kita dalam penurunan kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah," kata Ganjar saat meninjau salah satu rumah warga di Desa Seliling, Alian, Kabupaten Kebumen, Selasa (11/1).
Perusahaan pelat merah yang digandeng yakni PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) se-Jawa Tengah. PLN nantinya bakal memberi bantuan listrik murah, sementara BPR BKK dalam pengadaan rumah layak huni.
Ganjar menjelaskan, sejumlah bantuan yang diberikan berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tersebut. Dia pun mengajak para bupati berperan aktif menangani kemiskinan ekstrem di wilayah masing-masing dengan cara gotong-royong.
"Lalu ada bantuan dari CSR termasuk pemasangan listrik (Program Listrik Murah), dan bantu jamban (Program Rumah Sehat Layak Huni) dari BPR BKK. Saya liat titik tadi pengerjaan bagus," ucapnya.
Sementara, salah satu penerima bantuan, Rulasilah (65) bersyukur atas program-program tersebut. Ibu tiga anak ini mengaku tidak perlu buang air besar di aliran sungai lagi.
"Terima kasih Pak Ganjar atas bantuannya, semoga bermanfaat. Saya sehari-hari sama bapak bekerja sebagai buruh, tidak cukup untuk memperbaiki rumah dan membuat jamban," tutur Rulasilah warga Desa Seliling.
Ada lima kabupaten di Jateng yang masuk prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem yakni Banyumas, Banjarnegara, Brebes, Pemalang dan Kebumen.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya