Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ganjar Bikin Gerakan 'Jateng di Rumah Saja', APPSI Sebut Menyusahkan

Ganjar Bikin Gerakan 'Jateng di Rumah Saja', APPSI Sebut Menyusahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Jawa Tengah keberatan dengan gerakan Jateng di Rumah Saja yang dicanangkan Gubernur Ganjar Pranowo. Sebab kondisi ekonomi para pedagang terpuruk karena mengalami penurunan omzet penjualan akibat pandemi.

"Jelas kita keberatan, pedagang pasar sangat mengandalkan perputaran uang di dalam pasar setiap hari. Kalau dua hari mereka tidak boleh jualan, jadinya mereka tidak bisa makan," kata Ketua APPSI Jateng, Suwanto, Rabu (3/2).

Harusnya Pemprov Jateng mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dan bukan malah membuat kebijakan tanpa harus menghentikan total aktivitas pasar.

"Ini justru menyusahkan pedagang, lebih baik protokol kesehatan dioptimalkan, perilaku memakai masker, berjaga jarak dan mencegah kerumunan bisa ditingkatkan lagi supaya ekonomi tumbuh kembali dengan baik," ungkapnya.

Sementara itu Wakil Ketua Apindo Jateng Daryanto mengaku jika program Jateng di Rumah Saja dilaksanakan akan merugikan pengusaha yang bergerak di bidang manufaktur.

"Sabtu Minggu di rumah saja pasti pengusaha tidak bisa menggerakan ekonomi. Otomatis produksi jadi berkurang karena tidak ada buruh yang beraktivitas," kata Daryanto saat ditemui di Semarang.

Dia mengungkapkan adanya pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) saja sudah menurunkan kuantitas hasil produksi dan operasional produksi. "Apalagi kalau tidak ada yang kerja, tidak bisa nutup 50 persen operasional. Ini artinya tidak bisa mendukung peningkatan ekonomi," kata dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP