FPI Klaim Aliran Dana Lintas Negara untuk Program Kemanusiaan
Merdeka.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menduga adanya aliran keuangan lintas negara terkait rekening Front Pembela Islam (FPI).
Kuasa hukum FPI, Aziz Yanuar tidak menampik adanya aliran dana dari lintas negara. Dia mengklaim bantuan tersebut diperuntukkan misi kemanusiaan.
"Menandakan FPI mendapat kepercayaan banyak warga dunia dalam mengelola dana umat untuk bencana kemanusiaan,anak anak yatim dan bantuan bencana serta yang lainnya," kata Aziz kepada merdeka.com, Minggu (24/1).
Aziz menjelaskan, salah satu bantuan yang diperuntukkan yakni untuk Palestina. Namun dia tidak mau merinci negara mana saja yang bekerja sama dengan FPI untuk misi kemanusiaan tersebut.
"Lintas negara, FPI juga concern dengan bantuan kemanusiaan ke banyak negara yang mengalami penjajahan dan musibah seperti misal di gaza Palestina juga terhadap saudara-saudara kita di raakhine Myanmar," ungkap Aziz.
Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menduga adanya aliran keuangan lintas negara terkait rekening Front Pembela Islam (FPI). Walaupun demikian Kepala PPATK Dian Ediana Rae enggan membeberkan secara rinci terkait hal tersebut.
"Iya," kata Dian Ediana kepada merdeka.com, Minggu (24/1).
Walaupun demikian Dian mengatakan aliran dana lintas negara tersebut belum dapat disimpulkan dilakukan FPI saja. Dia menilai hal tersebut bisa dilakukan oleh ormas lain.
"Tapi kan belum berarti bisa disimpulkan apa-apa, transaksi ke luar negeri bisa juga dilakukan ormas lain, biasa saja terjadi di dunia yang semakin global ini," tambah Dian.
Dia menuturkan pihaknya saat ini sedang melakukan analisis dan pemeriksaan secara komprehensif. Termasuk transaksi dalam dan luar negeri seluruh pihak, salahnya satunya FPI. Walaupun demikian Dian enggan membeberkan data hasil tersebut.
"Memang analisis dan pemeriksaan PPATK harus komprehensif, termasuk transaksi dalam dan luar negeri, bukan hanya untuk FPI ya, setiap kasus apapun yang kami tangani. Data detail transaksi belum dapat kami sampaikan," ungkap Dian.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya