FPI desak polisi segera tindak hukum pelaku kerusuhan Tolikara
Merdeka.com - Front Pembela Islam (FPI) mendesak pihak Kepolisian segera memproses hukum para pelaku pelarangan umat muslim menjalankan salat Idul Fitri dan pembakaran sebuah musala di Tolikara, Papua, Jumat (17/7) lalu. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua Umum FPI Ahmad Shabri Lubis saat menghadiri Musyawarah Pimpinan Daerah bersama Kapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya di Polda Metro Jaya.
"Kami minta polisi melakukan tindakan hukum yang adil dan dapat dilakukan dengan cepat," kata Ahmad di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (21/7).
Menurut Ahmad, akibat tragedi tersebut banyak ormas Islam yang marah. Sebab tragedi itu dinilai sudah termasuk penistaan agama.
Karena itu, FPI meminta kepada polisi segeda melakukan penegakan hukum seadil-adilnya bagi pelaku agar amarah umat Muslim dapat diredam.
"Kita tahu saat ini umat Muslim sedang marah. Kami harapkan dengan segera diselesaikannya masalah ini dapat meredam emosi umat Muslim," imbuh Ahmad.
FPI mengimbau kepada tokoh masyarakat di Papua untuk memupuk rasa toleransi antar umat beragama. Jika toleransi dapat berjalan dengan baik tidak akan lagi ada bentrokan antar umat beragama.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya