Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fosil manusia purba tertua di NTT ditemukan

Fosil manusia purba tertua di NTT ditemukan Ilustrasi. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Tim Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI bersama salah satu perguruan tinggi terkemuka di Australia, berhasil menemukan fosil manusia purba baru. Mereka menyatakan fosil itu adalah manusia pertama dan tertua di Cekungan Soa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.

"Fosil ini diperkirakan umurnya sekitar 700 ribu tahun yang lalu dan merupakan fosil manusia purba tertua di daratan Flores, dan merupakan fosil pertama yang ditemukan di Cekungan Soa," kata Staf Ahli Bidang Investasi dan Produksi Kementerian ESDM, Yun Yunus Kusumahbrata, saat menggelar jumpa pers, di Bandung, Rabu (9/6).

Menurut Yun, fosil manusia purba ditemukan Cekungan Soa, tepatnya di daerah penggalian Mata Menge, Kecamatan So'a, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur itu yakni berupa bagian gigi geraham (Molar), gigi kacip (Incisor), gigi taring (Canine), serta tulang rahang (Mandible).

"Dan walaupun temuan fosil ini hanya bagian dari tengkorak manusia purba, namun kami meyakini bahwa temuan ini sangat penting untuk memulai temuan lainnya. Karena riset terhadap fosil ini hingga saat ini masih dilakukan oleh kami," ujar Yun, seperti dilansir dari Antara.

Yun berharap dengan adanya penemuan fosil manusia purba itu bisa menjadi sebuah pemahaman atau ilmu pengetahuan, yang bisa dimanfaatkan semua pihak terutama yang berkaitan dengan ilmu kebumian.

"Dan ke depannya kami memikirkan bagaimana memanfaatkan apa yang ditemukan ini untuk mendapatkan mendorong perkembangan daerah, khususnya riset dan pembangunan, untuk menarik minat orang datang ke NTT terkait fosil ini, atau terkait aspek pengembangan wisatanya," ucap Yun.

Temuan fosil manusia purba ini, menurut Yun, juga akan dipublikasikan secara daring di Jurnal Nature. Itu adalah jurnal ilmiah memiliki reputasi internasional dan teratas dalam konteks publikasi hasil temuan di bumi.

Lebih lanjut Yun mengatakan, selain penemuan fosil manusia purba, dalam penggalian di Cekungan Soa tersebut tim menemukan fosil lainnya seperti fosil binatang yakni gajah, buaya, komodo, tikus, katak, burung dan alat-alat batu atau artefak.

Ahli Vertebrata Museum Geologi, Fachroel Aziz, menambahkan fosil manusia purba pertama dan tertua di Cekungan Soa, Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, punah diduga karena erupsi vulkanik di lokasi itu.

"Dulu ada gunung besar di daerah sana. Buktinya fosil-fosil itu ditemukan di lapisan yang ada debu-debu gunung api," kata Fachroel.

Fachroel mengatakan, alasan mengapa fosil manusia purba itu berukuran kecil dikarenakan fenomena alamiah.

"Mamalia kalau ada di pulau dia akan kecil karena berbagai faktor. Secara umum, sumber makanan terbatas, jadi dia menyesuaikan dengan stok makanan yang ada," ujar Fachroel. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP