Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Firasat sang ibunda, Kapten Ariyanto dibebaskan kelompok Abu Sayyaf

Firasat sang ibunda, Kapten Ariyanto dibebaskan kelompok Abu Sayyaf abu sayyaf. ©2016 jihadintel.meforum.org

Merdeka.com - Melati Ginting, ibunda Kapten Ariyanto Misnan memiliki firasat sebelum pemerintah mengumumkan pembebasan empat sandera asal Indonesia oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina.

"Biasanya enggak enak makan, cuma hari ini makannya bisa banyak," kata Melati kepada merdeka.com di rumahnya, Taman Narogong Indah, Rawalumbu, Kota Bekasi, Rabu (11/5).

Menurut dia, sejak anaknya disandera Abu Sayyaf pada 15 April lalu, setiap hari makan paling banyak tiga sendok. Bahwa yang dia rasakan selalu lemas, dan tak bersemangat.

"Tapi, hari ini berbeda. Makan lahap sampai satu piring habis. Perasaan seperti ada kontak batin dengan anak. Saya merasa mungkin anak saya pulang hari ini," ujar ibu lima anak ini.

Rupanya firasat itu terjawab. Presiden Joko Widodo mengumumkan pembebasan empat sandera sore tadi. Ia mengaku lega, bahkan sampai menangis haru mendapatkan kabar anaknya telah bebas.

"Orang Kemenlu dan perusahaan malam tadi juga menelepon, mengabarkan bahwa anak saya sudah bebas," ujarnya.

Kapal TB Henry dibajak di perairan antara Filipina dan Malaysia pada Jumat (15/4) lalu. Sebanyak empat anak buah kapal karyawan PT Global Trans Energy International disandera, sedangkan enam lainnya selamat. Para penyandera kelompok Abu Sayyaf pimpinan Alan Bagade di Barangay, Silangkan, Indanan, Sulu meminta tebusan hingga Rp 14,5 miliar.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP