Film Rhoma yang bikin penonton tergila-gila

Reporter : Anwar Khumaini | Minggu, 18 November 2012 10:44




Film Rhoma yang bikin penonton tergila-gila
Satria Bergitar. wordpress.com

Merdeka.com - Rhoma Irama adalah legenda musik dan film Indonesia. Puluhan film dan ratusan lagu telah dia ciptakan. Puluhan tahun masyarakat menikmati karya-karya Bang Rhoma.

Khusus di dunia perfilman, Rhoma juga tak kalah bersinar. Di era 80-an, film-film Rhoma menjadi hiburan utama. Sebut saja Satria Bergitar, Begadang, atau Berkelana 1 dan 2. Dari puluhan film yang dia bintangi, Satria bergitar lah yang paling membuat publik mengenang sosok Rhoma, hingga sampai sekarang Rhoma mendapat julukan "Satria Bergitar."

Satria Bergitar, film yang dibintangi Rhoma Irama ini diproduksi pada tahun 1984 dengan disutradarai oleh Nurhadie Irawan. Film ini menceritakan tentang kehidupan di sebuah negeri yang bernama Antioch Gaza, hiduplah seorang raja bernama Wasit Aron (WD Mochtar). Wasit mencoba menyusun kekuatan untuk merebut kembali tahtanya yang dirampas Abu Garin (Soultan Saladin).

Meski telah merebut tahta Wasit Aron, Abu Garin yang serakah ini belum juga puas jika belum berhasil mengawini putri Wasit bernama Tirza (Ricca Rachim) dan mengambil batu mustika bernama Mutiara Samudera Tantangan yang masih dikuasai Wasit. Peperangan antara dua kekuatan penyembah berhala itu pun terus terus berlangsung.

Nah, pada suatu hari Raja Wasit kedatangan seorang musafir yang selalu menyandang gitar ( Rhoma Irama ). Setelah memperlihatkan kesaktiannya berperang dan mengobati luka Putri Tirza, Raja Wasit dan pengikutnya berhasil diajak Rhoma untuk masuk agama Islam.

Dengan tipu muslihat yang licik, Abu Garin dan pengikutnya berhasil menyandera Putri Tirza. Di sini Rhoma lalu berhasil memasuki istana Abu Garin dengan menyamar sebagai rombongan musik. Rhoma berhasil juga menghibur acara perkawinan paksa antara Abu Garin dengan Tirza.

Tetapi akibat pengkhianatan Banezar (Mathias Muchus), penyamaran Rhoma terbongkar. Terjadilah pertarungan sengit antara Rhoma dengan Banezar. Rhoma yang diserahi Batu Mustika, mengajak Abu Garin untuk bertanding sebagai persyaratan penyerahan benda itu. Abu Garin akhirnya tewas di tangan Rhoma, Wasit Aron kembali memperoleh tahtanya. Rhoma sendiri menolak diangkat menjadi raja dan lebih memilih meneruskan muhibahnya di bumi Allah.

Begitulah, akhir kisah Satria Bergitar yang berakhir manis. Baik film Rhoma atau film-film lain era 80-an memang memiliki alur yang simpel, yang benar pasti menang, dan yang salah pasti kalah. Dari film inilah akhirnya Rhoma Irama sampai saat ini mendapat julukan "Satria Bergitar." (Diambil dari berbagai sumber)

[war]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Rhoma Irama

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE