Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Film Pesan Bermakna, Potret Nyata Profesi Hakim dan Kado Terindah HUT Mahkamah Agung

Film Pesan Bermakna, Potret Nyata Profesi Hakim dan Kado Terindah HUT Mahkamah Agung Film Pesan Bermakna. ©istimewa

Merdeka.com - Film 'Pesan Bermakna' hasil kerja sama Mahkamah Agung (MA) dan Emtek Digital segera tayang pada Kamis, 19 Agustus 2021. Kehadiran film pendek ini diharapkan memberikan sudut pandang lain terhadap kerja seorang penegak hukum, khususnya profesi hakim.

Intisari film ini mengenai integritas seorang hakim bernama Dimas yang diperankan aktor Donny Alamsyah. Sang penulis cerita, Darmoko Yuti Witanto, mengaku bahwa film Pesan Bermakna diangkat dari sebuah cerpen di buku Catatan di Balik Toga Merah yang ditulisnya.

Khusus untuk film Pesan Bermakna ini, Witanto berharap para hakim ke depan mampu terus menjaga integritasnya. Apalagi harus diakui bahwa pekerjaan hakim merupakan tanggung jawab berat.

"Pesan yang ingin disampaikan merupakan pesan-pesan yang bisa memberikan semangat kepada para hakim untuk bisa bekerja dengan baik, menjaga integritasnya dengan baik, karena menjadi hakim itu banyak godaannya, " kata D.Y Witanto usai launching film Pesan Bermakna di Kantor KLY, Jakarta Pusat, Senin (16/8).

Sang penulis buku D.Y Witanto adalah Hakim Yustisial Biro Hukum dan Humas di MA. Sosok ini memang dikenal karena produktivitasnya menulis belasan buku. Namun buku 'Catatan di Balik Toga Merah' ini ditulis di luar kebiasaannya yang acap menulis buku ilmiah.

Sekretaris Mahkamah Agung Dr. Hasbi Hasan, M.H. menyebut banyak nilai yang bisa dipetik dari film ini. Karena film tersebut menceritakan bagaimana integritas, kemandirian, profesionalitas, kejujuran hingga penengakan kebenaran dan keadilan, yang dimiliki seorang hakim.

Sejauh ini MA memang sudah melakukan berbagai perubahan terkait banyak hal. Termasuk terkait akuntabilitas dan transparansi, melalui beragam tulisan. Tentu kehadiran film Pesan Bermakna diharapkan masyarakat lebih bisa memahami tentang regulasi yang terjadi di pengadilan.

"Melalui film ini, masyarakat bisa melihat bahwa MA selama ini telah mempertahankan integritas hukum dan keadilan, meskipun ada riak-riak di satu-dua perkara, padahal ribuan bahkan puluhan ribu perkara ditegakkan secara benar dan adil, " kata Hasan Hasbi menegaskan.

Di samping itu, dia menyebut bahwa film Pesan Bermakna karya kolaborasi MA dan Emtek Digital juga menjadi kado di HUT ke-76 MA. "Tentu film Pesan Bermakna ini merupakan kado terindah bagi HUT ke-76 Mahkamah Agung," dia mengungkapkan.

film pesan bermakna©istimewa

Dony Alamsyah, aktor utama film Pesan Bermakna, mengaku pengalaman berperan menjadi seorang hakim bukan hal mudah. Banyak ilmu baru dipelajari. Sehingga wajar jika di dunia nyata para hakim harus dituntut selalu berintegritas.

Menurut dia, menjalani pekerjaan sebagai seorang hakim itu menjadi sesuatu yang sulit. Hakim juga manusia biasa, meski begitu menjadi profesi ini adalah sebuah contoh integritas.

Melalui film Pesan Bermakna, Dony berharap seluruh hakim di Indonesia selalu diberikan kekuatan. Terutama dari berbagai godaan yang datang ketika tengah menegakkan keadilan.

"Harapan saya adalah keadilan harus ditegakkan, keadilan harus dibela, dan semua semua hakim di Indonesia ini dijauhkan dari godaan dan menjalankan amanahnya," ujar Dony mengungkapkan.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP