Festival & kontes durian Bogor, ada lomba makan hingga belah durian
Merdeka.com - Menyikapi pertumbuhan penduduk dengan tingginya permintaan hunian, membuat eksistensi pohon durian, sebagai buah hortikultura khas Bogor, khususnya di Rancamaya, Bogor Selatan yang terkenal sebagai sentra penghasil durian yang enak menjadi terancam. Kondisi tersebut, membuat sejumlah tokoh masyarakat dan komunitas pecinta buah di Bogor, terlebih penggemar buah durian (maniak durian/durian holic) berinisiatif untuk membuat kontes dan festival Durian Rancamaya sebagai bentuk pelestarian, selama sebulan.
"Saat ini pohon-pohon durian berumur di atas 30 tahun masih dapat dijumpai di ladang dan di kampung, tersebar secara sporadis di antara rumah-rumah penduduk. Tapi sebagian besar banyak pohon durian tua ditebang dan tidak diganti tanaman baru," ujar Ketua Panitia Kontes dan Festival Durian Rancamaya Ardi Darmali, Senin (25/01).
Lebih lanjut, dia menjelaskan kegiatan yang diinisiasi berbagai komunitas seperti Bogor Sahabats (Bobats), Yayasan Durian Nusantara (YDN), mendapat dukungan dari para pemangku kebijakan terkait Dinas Pertanian (Distan) Kota/Kabupaten Bogor serta para pecinta durian dari berbagai latar belakang profesi.
"Tercetuslah ide untuk membangkitkan dan melestarikan Durian Bogor khususnya bagi petani durian yang diwujudkan dengan suatu kontes dan festival," katanya.
Harlan Bengardi, salah satu Inisiator yang juga pengusaha di Bogor menuturkan kontes Durian Rancamaya ini bertujuan untuk menyeleksi varietas-varietas terbaik dan pohon induk durian unggulan berumur puluhan tahun yang masih tersisa.
"Langkah berikutnya pohon-pohon induk ini akan dibibitkan dan disebarluaskan kepada petani atau masyarakat untuk ditanam kembali secara komersial, sehingga beberapa tahun ke depan akan membangkitkan kembali Rancamaya sebagai sentra durian dan agrowisata buah, sekaligus dalam jangka panjang menjadikan durian nusantara sebagai raja di negeri sendiri," katanya.
Sebab rangkaian kontes durian ini telah berlangsung selama tiga minggu dari tanggal 1 sampai 22 Januari 2016, dengan penjurian berlokasi di Sub Terminal Agribisnis (STA) Rancamaya setiap hari Rabu dan Sabtu. Masa penjurian yang panjang ini dimaksudkan agar setiap durian unggulan mendapatkan kesempatan panen sesuai masanya.
"Setiap peserta wajib membawa 3 buah durian dari 1 pohon (1 varietas) kepada panitia, buah durian yang disertakan dalam kontes berasal dari pohon yang diketahui tempat tumbuhnya dan jelas pohonnya," ungkapnya.
Adapun kriteria yang dinilai dari buah durian perserta kontes meliputi rasa daging buah (manis-gurih-pahit), ketebalan daging buah, warna daging buah, tekstur, kadar air, ukuran biji, kesempurnaan juring buah, bentuk buah, ketipisan kulit, warna kulit dan daya simpan buah.
"Peserta merupakan pemilik pohon durian yang tumbuh di daerah Rancamaya dan sekitarnya, termasuk ke dalam wilayah kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor bagian Selatan (Ciawi, Cijeruk, Caringin dan Cigombong)."
"Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilakukan pada hari Minggu tanggal 31 Januari 2016, bersamaan dengan diadakannya bursa buah dan bibit durian. Acara dikemas dalam sebuah 'Festival Durian' dengan aneka Lomba seperti belah durian, makan durian dan selfie dengan durian bertempat di Botani Square Mall Bogor," pungkasnya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya