Fenomena nabi palsu, MUI minta ormas Islam introspeksi
Merdeka.com - Munculnya kembali nabi palsu di Indonesia bukan menjadi hal yang aneh. Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin mengatakan, Indonesia lahan yang subur untuk isu-isu spiritualitas. Namun demikian, hal ini menjadi satu teguran bagi para ormas Islam yang ada.
"Bagi saya dan ormas-ormas-ormas Islam, ini perlu introspeksi karena ini membuktikan bahwa dakwah kita belum luas, mendalam, sehingga masih ada yang seperti itu," kata Din saat ditemui usai memimpin Rapat Pleno V Dewan Pertimbangan MUI di Jakarta, Rabu (24/2).
Din menyerahkan sepenuhnya kasus ini untuk diusut aparat penegak hukum. "Karena itu membawa agama yang ada seperti Islam dan mengkritik agama maka itu urusannya ranah hukum," lanjut dia.
Din berpesan kepada umat untuk tidak mudah terpengaruh dengan ajaran-ajaran tersebut. Ia juga mengingatkan kepada para ormas untuk berintrospeksi agar kasus nabi palsu di Indonesia tidak tumbuh subur.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya