Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fahri Hamzah: Dukung Palestina merdeka cari nafkah dan ubah nasib

Fahri Hamzah: Dukung Palestina merdeka cari nafkah dan ubah nasib Fahri Hamzah. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil ketua DPR, Fahri Hamzah mengatakan, Konferensi Parlemen Asia Afrika pertama kali ini digelar dalam rangka kerja sama parlemen di negara kawasan Asia-Afrika. Dirinya berharap ini akan menjadi titik tolak bagi acara serupa ditahun-tahun mendatang.

"Jadi dalam hubungan internasional, parlemen itu dianggap sebagai second track diplomacy. Jadi kalau selama ini biasanya presiden to presiden dan government to government, sekarang ada Parliament to Parliament. Jika agenda eksekutif sama, maka parlemen juga sama," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Kamis (23/4).

Menurutnya, eksekutif dan legislatif harus memiliki pandangan yang sama. Hal itu agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

"DPR dan eksekutif punya pandangan sama, ingin meningkatkan kerjasama G to G, juga P to P. Hari ini DPR menginisiasi gerakan Parlemen Asia Afrika, yang belum pernah ada sebelumnya. Dan tahun depan sudah ada negara yang jadi host-nya," terangnya.

Lanjut dia, persoalan dukungan kemerdekaan Palestina kan terus digelorakan. Gagasan tersebut sesuai dengan janji Presiden Joko Widodo dalam pilpres lalu.

"Waktu kampanye presiden getol untuk buka kedutaan di Ramalah, sementara di sana dikontrol Israel. Yang tidak dikontrol itu Gaza. Tapi yang paling penting itu bangun kerjasama ekonomi. Kita dorong inisiatif kinerja eksekutif, kita dorong kemerdekaan Palestina tak hanya secara politik, tapi juga untuk cari nafkah dan mengubah nasib. Di Gaza itu kalau ada inisiatif bangun airport misalnya, itu baik sekali. Banyak negara yang akan melirik di sana," pungkasnya.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP