Fadli Zon: Presiden jangan banyak ikut campur dalam kasus Novel
Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta Presiden Joko Widodo tidak ikut campur terlalu jauh dalam kasus Novel Baswedan. Fadli menyarankan agar semua pihak menghormati proses hukum yang ditangani Bareskrim Polri.
"Presiden saat ini jangan banyak terlalu ikut campur terlalu jauh. Ini urusan pihak kepolisian untuk menjalankan proses hukum, jadi tidak bisa diintervensi apalagi terbuka di depan publik," kata Fadli Zon di gedung DPR, Senin (4/5).
Fadli mengatakan, sikap Jokowi dalam kasus Novel bisa menurunkan moril aparat kepolisian yang tengah melakukan penyidikan. "Presiden janganlah terlalu banyak bicara soal hukum, biarkan aparat hukum. Saudara Novel harus menjelaskan kalau dia merasa percaya diri, hadapi, santai saja," tuturnya.
Menurut Fadli, bila Jokowi meminta Novel Baswedan dilepaskan berarti hukum sudah menjadi alat kekuasaan. "Biarkan proses ini berjalan, kecuali jika ada hal-hal luar biasa, tapi saya tidak melihat ini luar biasa. Itukan kasus lama ada yang mengadukan kembali, dibuktikan saja benar apa tidak oleh saudara Novel Baswedan. Tidak ada yang kebal hukum termasuk KPK," tutupnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah memerintahkan kepada Kapolri Jenderal Badrodin Haiti agar tidak menahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Mantan Wali Kota Solo tersebut juga meminta kepada Kapolri agar proses hukum yang diterapkan kepada Novel transparan dan adil.
"Saya sudah perintahkan kepada Kapolri, agar tidak ditahan. Saya juga minta agar proses hukum yang transparan dan adil," ujar Jokowi, kepada wartawan, usai melakukan salat Jumat di Masjid Kottabarat, Solo, Jumat (1/5) kemarin.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya