Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Fadli Zon Nilai Lembaga yang Menangani Terorisme Harus Dievaluasi

Fadli Zon Nilai Lembaga yang Menangani Terorisme Harus Dievaluasi Fadli Zon datangi RS Polri. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Rentetan aksi teror yang terjadi belakangan di sejumlah daerah, seharusnya menjadi evaluasi bagi semua lembaga maupun institusi yang menangani terorisme. Pernyataan tersebut dikemukakan Anggota Komisi I DPR Fadli Zon di Solo, Kamis (8/4).

"Seharusnya menjadi evaluasi semua lembaga maupun institusi yang menangani terorisme. Apalagi yang mempunyai anggaran di dalam pemberantasan terorisme. Sejauh mana efektivitas program-program, termasuk program deradikalisasi dan lainnya," kata Fadli Zon.

Politikus Partai Gerindra itu menilai, selama ini banyak yang salah kaprah dengan istilah radikalisme, radikalisasi dan lainnya yang sering diucapkan pemerintah. Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak ada yang radikal.

"Cukup banyak yang salah kaprah dengan istilah radikalisme dan sebagainya, ini kan tidak pernah ada. Kita tak pernah tahu ada bom bunuh diri sebelum tahun 2002 lalu sejak bom Bali. Dalam sejarah Indonesia dari tahun 1945-2002 tidak ada yang bom bunuh diri," katanya.

Fadli menilai, orang Indonesia sangat moderat. Ia bahkan tidak melihat ada orang yang radikal. Pemahaman agama di Indonesia sudah bercampur dengan tradisi. Demikian juga, lanjut dia, Islam tidak pernah menumpas tradisi, ketika Islam masuk Jawa terjadi islamisasi Jawa, akulturasi budaya.

Fadli menambahkan, dirinya tidak ingin ada pihak yang justru memelihara terorisme agar selalu ada. Ia pun membandingkan dengan aksi-aksi teror di Amerika. Mengutip buku Terror Factory karya Trevor Aaronson, Fadli menyebut ratusan aksi teror muncul karena sengaja dibuat pihak tertentu.

"Ada satu buku yang namanya Terror Factory, itu dari 581 kasus terorisme di Amerika yang bikin adalah FBI," katanya.

"Jangan sampai ada oknum-oknum yang memelihara agar selalu ada terorisme di Indonesia. Seharusnya kita harus habisi yang namanya terorisme itu, dan jangan ada yang menghidup-hidupkan," pungkas dia.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP