Fadli soal isu reshuffle: Apa yang mau direbutkan?
Merdeka.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengklaim ada pihak yang mengincar kursi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar. Klaim ini muncul semenjak isu reshuffle kabinet kerja kian berembus kuat yang seolah-olah memperlihatkan pertarungan kepentingan parpol di kabinet Jokowi-JK.
Menanggapi itu, Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan tidak melihat adanya perebutan menteri semenjak adanya isu reshuffle. Menurut dia, jika memang reshuffle dilakukan, hal itu sebaiknya tetap menjadi domain Presiden Jokowi.
"Saya tidak ngerti ya, saya sih tidak melihat ada perebutan menteri. Apa yang mau diperebutkan karena itu kan keputusan presiden sendiri," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/4).
Jikalau ada perebutan kursi menteri, Fadli menilainya sebagai hal yang wajar dalam politik. Namun demikian, dia menyarankan agar Presiden Jokowi tetap mengedepankan kapasitas para menteri yang terpilih, bukan kepentingan kelompok.
"Mungkin itu dinamika, biasa dalam politik. Tapi saya kira nanti ujungnya pada presiden. Presiden harus memilih menteri-menteri yang harusnya profesional, punya kapasitas, kapabilitas, integritas, yang betul-betul mengabdi pada kepentingan nasional. Jangan untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau partai," tegas politikus Gerindra ini.
Terkait reshuffle, Fadli mengatakan sebaiknya Presiden Jokowi melakukannya dalam waktu dekat. Sebab masyarakat sudah mengharapkan adanya perbaikan kinerja dari beberapa menteri yang dinilainya sangat kurang.
"Saya kira masyarakat sendiri dan saya berpendapat ya memang diperlukan adanya suatu reshuffle supaya pemerintah ini bisa berjalan dengan lebih cepat sesuai apa yang diharapkan," pungkas dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya