Evaluasi PPKM Tahap 2: Keterpakaian RS dan Kasus Positif Covid-19 Menurun
Merdeka.com - Pemerintah telah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau dan Bali sebanyak dua kali. PPKM pertama mulai 11 hingga 25 Januari 2021 dan kedua 26 Januari sampai 8 Februari 2021.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengatakan PPKM tahap dua di Pulau Jawa dan Bali berhasil menurunkan keterpakaian tempat tidur ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan Covid-19. Meskipun, penurunan keterpakaian tempat tidur di rumah sakit tersebut tidak terlalu signifikan.
"Dalam PPKM ini sudah terlihat terjadi penurunan keterisian tempat tidur," katanya dalam talkshow Evaluasi Pelaksanaan PPKM Tahap 2 di Provinsi Jawa dan Bali yang disiarkan melalui YouTube BNPB Indonesia, Senin (8/2).
Wiku menyebut, ada dua hal yang menyebabkan keterpakaian tempat tidur ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan Covid-19 di Pulau Jawa dan Bali menurun selama PPKM. Pertama, jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di ruang isolasi dan ICU rumah sakit menurun sebagai dampak PPKM.
Kedua, pemerintah menambah kapasitas tempat tidur ruang isolasi dan ICU rumah sakit rujukan Covid-19. Selain keterpakaian tempat tidur ruang isolasi dan ICU, jumlah kasus positif Covid-19 juga menurun selama PPKM tahap dua.
"Jumlah kasus positifnya sudah mulai melandai meskipun tidak besar," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah menyampaikan hasil evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali sejak 11 Januari 2021. Dia menyebut, kasus kematian Covid-19 menurun di Pulau Jawa dan Bali selama PPKM.
"Kita melihat ada tren, rata-rata secara umum memang terjadi penurunan angka kematian di kabupaten kota baik yang melaksanakan PPKM maupun non PPKM," katanya saat mengisi Talk Show Covid-19 Dalam Angka di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (27/1).
Dewi merinci penurunan kasus kematian Covid-19 di enam provinsi di Pulau Jawa dan Bali. Di DI Yogyakarta, kasus kematian Covid-19 rata-rata menurun -0,06 persen, DKI Jakarta -0,16 persen dan Jawa Timur -0,09 persen.
Kemudian Jawa Tengah menurun -0,03 persen, Jawa Barat -0,16 persen, Banten -0,30 persen dan Bali -0,46 persen.
"Jadi secara kematian progres dalam dua minggu pelaksanaan (PPKM) ini kita melihat angka perkembangan kematian lebih baik," ujarnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya