Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Evakuasi korban kecelakaan heli pakai MI-17 dari Semarang

Evakuasi korban kecelakaan heli pakai MI-17 dari Semarang Mi-17 TNI AD. ©wikipedia.com

Merdeka.com - Helikopter MI-17 milik TNI AD akan digunakan untuk mengevakuasi korban yang tewas. Jenis helikopter tersebut sama seperti yang jatuh di Kalimantan Utara.

Selain helikopter MI-17, menurut Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenad) Brigjen TNI Rukman Ahmad, akan menggunakan dua pesawat Cassa milik TNI AD.

"Rencana evakuasi besok, TNI akan menurunkan helikopter MI-17 dari Semarang. Dan Pesawat Cassa akan digunakan mengangkat korban dan mengantarkannya ke alamatnya masing-masing," kata Rukman saat jumpa pers di Markas Besar TNI AD, Jakarta Pusat, Sabtu (9/11) malam.

Rukman menambahkan, evakuasi korban yang meninggal akan dibantu oleh Batalyon 613 dan 614 Tarakan yang jatuhnya di garis koordinat di 'Co 4039 - 5080'. Selain itu Rukman juga menegaskan bahwa TNI AD akan memberikan perhatian lebih kepada keluarga korban yang tewas.

Selain itu menurut Rukman, banyak para keluarga korban yang ingin datang ke lokasi kejadian. Tetapi, pihak TNI menyarankan agar sebaiknya tidak melakukan hal tersebut. "Kita sampaikan kepada keluarga tunggu saja di rumah. Karena tidak mungkin menuju ke sana," paparnya.

Sebelumnya, Helikopter jenis MI-17 milik TNI AD jatuh saat sedang terbang menuju Pos Bulan yang berjarak 650 meter dari perbatasan Indonesia Malaysia di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. Terdapat 13 Orang penumpang yang terdiri dari empat prajurit TNI dan sembilan warga sipil ditemukan tewas. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP