Evakuasi Kalstar tergelincir, petugas pakai balon gas dan excavator
Merdeka.com - Proses evakuasi badan pesawat Kalstar yang tergelincir sejauh 200 meter dari bibir landasan pacu Bandara El Tari Kupang, NTT, dibantu sejumlah alat termasuk dua excavator dan balon gas.
"Pada Jumat (25/12) dari siang kita evakuasi, dan malam juga. Tetapi karena malamnya hujan lebat maka dihentikan. Seharusnya kemarin juga dilakukan evakuasi, tetapi karena ada insiden guyonan penumpang soal bom maka dihentikan terlebih dahulu. Hari ini kita lanjutkan lagi," ujarnya General Manager Bandara El Tari Kupang NTT I Gusti Ketut Gede Arnawa, Minggu (27/12). Demikian tulis Antara.
Dia menjelaskan, proses evakuasi badan pesawat tersebut dilakukan agar posisi tergelincirnya pesawat tidak mengganggu penerbangan di bandara. Pihak bandara tidak berencana melakukan pemotongan badan pesawat karena ada larangan dari Kalstar airlines.
Sampai hari ketiga proses evakuasi, pihaknya sudah menggeser badan pesawat sejauh kurang lebih 120-an meter dari titik tergelincirnya Kalstar.
Tim evakuasi kesulitan karena kondisi tanah yang licin dan berlumpur, hal ini diperparah dengan hujan yang mengguyur wilayah setempat.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya