Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Etnis Tionghoa miliki pengaruh menangkan Gus Ipul-Puti

Etnis Tionghoa miliki pengaruh menangkan Gus Ipul-Puti Fatma hadir di pertemuan Etnis Tionghoa Jawa Timur. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur tinggal menghitung hari, etnis Tinghoa yang menjadi kelompok minoritas menjadi salah pihak yang menentukan kemenangan pasangan calon (Paslon) Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno.

"Kita memang sedikit, jumlahnya 7 persen dari penduduk di Jatim. Tetapi kita memiliki pengaruh besar untuk memenangkan pilgub," kata Go Tjong Ping, tokoh Etnis Tionghoa di Jawa Timur, (Minggu,17/6).

Tjong mengatakan, dari survei yang dilakukan, persaingan antara pasangan nomor urut satu Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak dan pasangan nomor urut dua Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno sangat ketat. Hingga saat ini, prosentase kekuatan suara yang disajikan berkisar 50 persen.

Dengan melihat realita itu, Tjong Ping menegaskan supaya pihak Gus Ipul-Puti harus bekerja keras untuk menang. Karena jumlah prosentase tersebut sangat mengkhawatirkan menjelang pemilihan tanggal 27 Juni mendatang. "Inikan waktunya tinggal sedikit. Jadi sering bertemu marga Tionghoa saya rasa cukup efektif. Mereka memang 7 persen, tetapi mereka bisa menggerakkan karyawannya untuk memilih Gus Ipul-Puti. Rata-rata marga Tionghoa memiliki karyawan yang lumayan besar di Jawa Timur," ujarnya.

Pendekatan terhadap warga keturunan, lanjut Tjong Ping menjadi salah satu alternatif setelah berjuang keliling Jawa Timur. Dengan begitu, mesin politik yang berada di masyarakat akan semakin bergerak cepat, karena ada gerakan muncul dari warga Tionghoa untuk memenangkan pasangan nomor urut dua.

Saat ini, lanjut Tjong Ping, relawan warga keturunan sedang bergerak untuk mengarahkan warga Tionghoa memilih Gus Ipul-Puti. Untuk itu, pertemuan secara berkelanjutan dengan warga Tionghoa semakin mempertebal suara, karena tingkat kesadaran untuk memilih akan bertambah besar.

"Saya yakin dengan melakukan pendekatan dengan warga Tionghoa, jumlah suara yang terkumpul bisa mencapai 53 persen. Kita akan menang dengan jumlah 53 persen," ungkapnya.

Langkah pendekatan door to door dinilai Pria asal Tuban ini sebagai cara efektif. Pertemuan secara langsung memiliki tingkat kepercayaan lebih tinggi dibandingkan perwakilan. Selain itu, banyak warga yang masih belum memahami tentang proses pilgub. Bahkan ada juga warga yang tidak mengetahui tanggal pemilihan dalam pilgub Jatim.

"Jadi langkah door to door bakal mendongkrak suara sangat besar. Yang jelas kita berupaya untuk mengarahkan warga Tionghoa ke Gus Ipul-Puti," ucap dia. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP