Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Erupsi Merapi, Bandara Adi Soemarmo Masih Ditutup

Erupsi Merapi, Bandara Adi Soemarmo Masih Ditutup Bandara Adi Soemarmo masih ditutup. ©2020 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Gunung Merapi yang ada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (3/3) pagi kembali mengalami erupsi. Hujan abu terjadi tidak hanya di Boyolali dan Klaten, namun sudah sampai ke Kota Solo dan sekitarnya.

Kondisi tersebut mengakibatkan Bandara Internasional Adi Soemarmo juga terdampak. Bandara yang ada di ujung timur Kabupaten Boyolali tersebut harus ditutup sementara. Landasan pacu terdapat abu Merapi yang bisa membahayakan pesawat.

"Bandara Adisoemarmo kita tutup mulai jam 9.30 sampai 12.30 WIB. Landasan dilakukan tes, dan hasilnya positif terdapat abu Merapi," ujar Airport Operation and Safety Senior Manager Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Guntoro.

Menurut Guntoro, pihaknya masih melakukan pemantauan hingga kondisi udara bersih. Sehingga landasan pacu bisa dibersihkan. Ia berharap bandara tersebut segera bisa digunakan.

"Untuk penumpang, ada yang cancel dan ada yang mengalahkan penerbangan ke Yogyakarta atau Semarang," katanya.

Herman Susilo, warga Semarang mengaku harus membatalkan penerbangan ke Bali dengan maskapai Air Asia. Ia dan sejumlah temannya terpaksa mengalihkan penerbangan ke Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

"Saya mau ke Bali, tapi karena ada bencana Merapi ya terpaksa kita batalkan. Ini mau pindah ke Jogja naik Air Asia," katanya.

Pantauan merdeka.com di runway pukul 12.00 WIB, belum ada tanda-tanda Bandara akan beroperasi. Petugas Bandara juga belum membersihkan landasan pacu yang penuh dengan abu vulkanik.

"Kita masih close sampai jam 13.30 WIB. Sambil menunggu perkembangan selanjutnya," pungkas Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo, Danardewi.

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP