Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak ke Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali
Merdeka.com - Penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, tidak terdampak erupsi Gunung Semeru, Jawa Timur. Erupsi di Gunung Semeru terjadi sejak Minggu (4/12).
"Bahwa hal tersebut tidak berdampak pada operasional penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali," kata General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan, Senin (5/12).
Ia menjelaskan, setelah terjadinya erupsi Gunung Semeru, pihaknya berkoordinasi dengan pihak AirNav dan BMKG serta stakeholder terkait untuk memastikan keselamatan penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.
"Setelah koordinasi kami lakukan, dapat dipastikan tidak terdapat penerbangan yang delay maupun yang dialihkan pada erupsi terjadi," ujarnya.
Selain Bali, bandar udara di Jawa Timur juga tidak terdampak erupsi Gunung Semeru. Sebab, abu vulkanik dari guguran material Gunung Semeru mengarah ke barat daya.
"Berdasarkan peta sebaran abu vulkanik yang ada, belum terkonfirmasi adanya bandara dan ATS Route yang terdampak dari erupsi Gunung Semeru,” kata Kasi Data Dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto.
Gunung Semeru kembali muntahkan Awan Panas Guguran (APG) pada Minggu (4/12) sejak pukul 02.46 WIB. Kejadian ini membuat masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Semeru mengungsi.
Hingga Senin (5/12) pagi, tercatat sebanyak 2.489 warga mengungsi. Mereka tersebar di lima kecamatan yang ada di Lumajang, Jawa Timur.
“Total pengungsi 2.489 jiwa,” kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jawa Timur (Jatim), Gatot Soebroto, Senin (5/12).
Gatot memaparkan kondisi terkini di Gunung Semeru. Dia menyebut, secara visual Gunung Gemeru terlihat jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 500 meter di atas puncak kawah.
Awan Panas Guguran terlihat dengan jarak luncur 1.000 meter mengarah ke Tenggara. Teramati empat kali letusan tinggi asap dengan ketinggian 500 sampai 700 meter, warna asap putih kelabu condong ke arah Barat Daya.
Teramati juga satu kali guguran lava jarak luncur 300 meter ke arah Besuk Kobokan. Sementara itu, teramati api diam dan cuaca berawan. Kondisi ini terpantau dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru.
(mdk/tin)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya