Epidemiolog Minta Pemerintah Evaluasi Dulu Sebelum Perpanjang PPKM Darurat
Merdeka.com - Ketua Umum Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI) Hariadi Wibisono meminta pemerintah melakukan evaluasi dulu sebelum memutuskan perpanjangan PPKM darurat.
Evaluasi PPKM Darurat, lanjut dia, bisa saja berkaitan dengan realita yang muncul di lapangan. Juga hasil yang diperoleh selama pelaksanaan.
"Memang PPKM Darurat ini perlu dievaluasi pelaksanaannya. Katakanlah aturannya begini, tapi ternyata di lapangan tidak seperti yang diharapkan pasti hasilnya tidak seperti yang diharapkan," kata dia kepada Merdeka.com, Kamis (15/7).
Menurut dia, PPKM Darurat pada intinya ingin membatasi mobilitas warga. Serta memperkuat pelaksanaan protokol kesehatan. Karena itu, jika tujuan tersebut belum bisa dicapai, maka ada peluang PPKM perlu diperpanjang.
"Aturannya adalah pembatasan kegiatan masyarakat yang ketat. Ternyata kita lihat pergerakan masyarakat masih ada, kumpul-kumpul masih ada, orang tidak pakai masker masih ada. Otomatis hasil masih belum sesuai yang diharapkan. Sehingga memang perlu diperpanjang," ungkap dia.
Sebagai pembuat kebijakan, pemerintah harus menilai dan mengevaluasi pelaksanaan PPKM Darurat yang sedang berjalan. Hasil evaluasi tersebut bisa dijadikan patokan untuk keputusan selanjutnya. Termasuk untuk memperpanjang PPKM Darurat.
"Kan ibaratnya orang minum obat belum sesuai dengan dosisnya kok diharapkan sembuh. Minum tablet satu hari tiga kali. Cuma minum satu kali. Kok diharapkan paginya sudah sembuh. Ya tidak bisa. Perlu dilihat dulu minum obatnya benar atau tidak," tandas dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya