Endro nekat gorok lehernya sendiri diduga karena masalah keluarga
Merdeka.com - Endro Purnomo, (31) warga Dukuh Grogol RT04 RW04, Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang nekat menggorok lehernya sendiri dengan pisau dapur, diduga karena persoalan kerjaan.
Diketahui pagi hari tadi sekitar pukul 09.00 WIB, Endro yang bekerja di bagian programmer Sistem Informasi dan Manajemen (SIM) RSUD Ketileng Kota Semarang dipanggil oleh atasannya. Kemudian, Endro mengajukan surat pengunduran diri ke Direktur RSUD Ketileng Kota Semarang Susi Herawati. Dalam surat pengunduran dirinya Endro memberikan alasan bahwa dirinya mundur karena ada persoalan keluarga.
"Dia tadi pagi sebelum kejadian mengajukan surat pengunduran diri. Dalam surat pengunduran diri, alasannya dia mempunyai permasalahan keluarga," ungkap Direktur RSUD Ketileng Kota Semarang Susi Herawati kepada merdeka.com, Selasa (5/1).
"Malahan di surat pengunduran diri yang belum sempat kami proses dirinya menyatakan ucapan terima kasih jika selama bekerja mendapatkan bimbingan," ungkap Susi.
Susi membantah jika ada persoalan di RSUD Ketileng Semarang selama dirinya bekerja. Terkait soal perkelahian yang terjadi di toilet RSUD Ketileng, Susi menyatakan tidak ada hubungannya dengan masalah pekerjaan.
"Tidak ada hubungannya dengan pekerjaan. Mungkin dia jengkel, emosi. Yang dipukul dia juga bukan orang rumah sakit. Tidak ada kaitan dengan kerjaannya di bagian SIM rumah sakit. Yang dipukul orang bagian verifikasi keuangan," jelasnya.
Susi mengaku merasa kaget jika Endro yang masih selama lima bulan bekerja di RSUD Ketileng Semarang itu, berbuat nekat mengakhiri hidupnya dengan jalan yang tragis.
"Kita belum sempat memproses surat pengunduran dirinya malah saya dapat kabar dari staf saya pagi tadi pas rapat di DPRD Kota Semarang. Terus terang saya kaget," ujarnya.
Sebelumnya, Endro menggorok lehernya sendiri saat berhenti di tepi Jalan Pedurungan Tengah V, Kota Semarang, Jawa Tengah, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu dia mengendarai Supra X warna hitam bernopol K 4389 BR.
Lebih sadis lagi, usai menggorok lehernya, dia kemudian memasukkan tangan pada bagian kulit yang robek. Pria itu terlihat menarik-narik sesuatu di dalam leher.
"Warga yang lihat saat itu bertambah ramai apalagi pas tangan kanan masuk merogoh ke leher yang telah robek. Kayaknya dia menarik-narik sesuatu di dalam lehernya yang telah robek," terangnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya