Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Empat Polres ini 'dihadiahi' Kapolda Kalbar bendera tengkorak

Empat Polres ini 'dihadiahi' Kapolda Kalbar bendera tengkorak Kapolda Kalbar Brigjen Arief Sulistyanto. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigjen Arief Sulistyanto punya kiat tersendiri untuk menilai kinerja satuan kerja di jajarannya. Arief memberi penilaian objektif apakah kinerja itu baik atau buruk.

Saat memimpin analisis dan evaluasi kinerja bulan Maret 2014 di Pontianak, Senin (6/4), ia memberikan hadiah berupa bendera acungan jempol hijau kepada tiga satuan kerja di jajarannya yakni Polres Sekadau, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dan Sekolah Polisi Negara Polda Kalbar.

"Ditreskrimsus Polda Kalbar dan Polres Sekadau mendapatkan bendera acungan jempol, karena penyelesaian perkara yang paling baik. Sedangkan SPN Polda Kalbar juga mendapatkan bendera acungan jempol, karena penyerapan anggaran yang baik," katanya dilansri dari Antara, Senin (6/4).

Arief menjelaskan ketua tim penilaian dalam pemberian hadiah berupa bendera tersebut, yakni Irwasda Polda Kalbar Komisaris Besar (Pol) Didi Haryono.

"Terobosan oleh Irwasda kali ini, yakni penilaian terhadap penyerapan penggunaan anggaran dan pelaporan yang akuntabel. Evaluasi terhadap kinerja dilakukan dalam tiga bulan terakhir," katanya.

Logikanya, semua anggaran harus bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya dan cermat dalam pelaporan.

Lain halnya untuk satuan kerja yang mendapatkan bendera tengkorak antara lain Polres Ketapang mendapatkan bendera tengkorak hitam karena kasus gangguan keamanan dan ketertiban yang paling tinggi.

Berikutnya, Polres Melawi mendapatkan bendera tengkorak merah, karena paling rendah dalam tingkat penyelesaian perkara.

"Kemudian Polres Sekadau mendapatkan bendera tengkorak kuning, karena banyaknya anggota yang melakukan penyimpangan. Polres Landak dan Biro Sarana dan Prasarana Polda Kalbar mendapatkan bendera tengkorak biru, karena penyerapan anggaran rendah," ungkapnya.

Ia berharap hadiah berupa bendera tengkorak tersebut bisa dijadikan motivasi oleh Kapolres yang bersangkutan dalam meningkatkan pelayanan, menekan gangguan Kamtibmas, dan pengendalian dalam pengawasan kinerja anggota Polri agar tidak melakukan pelanggaran.

Dalam analisis dan evaluasi tiga bulanan tersebut, Kapolda Kalbar juga memberikan pemaparan mengenai atensi kegiatan pengamanan di wilayah Kalimantan Barat. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP