Empat pekerja tewas saat bersihkan wahana Atlantis Ancol
Merdeka.com - Empat karyawan pemeliharaan sarana Ancol Jaya tewas semalam. Para pekerja yang bertugas membersihkan bak penampungan air bersih di wahana bermain Atlantis itu diduga menghirup gas beracun.
Menurut Kepala Seksi Operasi (Kasieops) Damkar Jakarta Utara, Nurdin, bak sebesar 6 x 10 meter itu sedang dalam perawatan pompa, ketika dibersihkan oleh empat pekerja tersebut.
"Jadi memang itu bak penampungan air laut untuk diolah menjadi air bersih dan digunakan di kawasan tersebut," ujar Nurdin kepada merdeka.com, Jakarta, Kamis (19/6).
Nurdin menambahkan, sudah pekerjaan rutin, para pekerja mengganti pompa dan membersihkan isi bak yang biasa disebut reverse osmosis itu.
"Baknya sudah lama itu, rencananya mau dibersihkan soalnya isinya lumpur, macem-macemlah, makannya mungkin mengeluarkan gas beracun," imbuh Nurdin.
Untuk menyelamatkan empat karyawan tersebut, penyelam dari TNI AL, dan petugas Damkar turut membantu untuk mengevakuasi para korban tersebut.
"Dari pasukan katak juga ada, terus dari Damkar juga diturunkan, karena memang sulit soalnya banyak pipa yang menghalangi evakuasi," beber Nurdin.
Saat ini, empat jenazah atas nama Miftah, Sugiarto, Purnama, dan Surya sudah dibawa oleh petugas kepolisian ke RSCM untuk dilakukan autopsi. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya