Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Emil Dardak Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa

Emil Dardak Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa Emil Dardak dapat penghargaan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Trenggalek yang juga Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih Emil Elistianto Dardak menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan. Desa di Kabupaten yang dipimpin suami artis Arumi Bacshin itu paling banyak dinobatkan sebagai Desa Sadar Hukum di Jawa Timur, yakni 28 Desa dan 1 Kelurahan.

Pendamping Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa itu menerima penghargaan secara langsung dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly. Emil bersebelahan dengan Wali Kota Malang, Sutiaji, selaku tuan rumah yang juga berada di posisi kedua dengan 25 kelurahan Sadar Hukum.

"Kepala Desa di Trenggalek yang semuanya mau menekuni petunjuk yang diberikan dari Kementrian dan Provinsi. Selain mereka punya semangat, bahwa sadar hukum kalau diterapkan dengan konsisten bisa berhasil dan ini terbukti," kata Emil Dardak usai menerima penghargaan di Balaikota Malang, Rabu (21/11).

"Kami sebagai Bupati tentunya memberikan iklim ekosistem yang mendukung daerah semakin kreatif. Bukan mengejar penghargaan, tetapi kalau ada guide line diikuti, tidak masalah untuk sebuah kebaikan," sambungan.

Kata Emil, setiap desa atau kelurahan di wilayahnya yang mempunyai inovasi akan mendapatkan penghargaan sebagai sebuah apresiasi. Perhargaan itu di antaranya Sutrano Award, yaitu award yang namanya diambil dari bupati legendaris Trenggalek. Selain juga dalam bentuk anggaran desa yang mencapai ratusan juta untuk kembali membangun desanya.

"Itu lumayan untuk mendorong inovasi semakin terwujud, programnya bantuan keuangan khusus desa," katanya.

Emil melihat penobatan Desa/Kelurahan Sadar Hukum menjadi penopang di pemerintahan berikutnya. Menurutnya, prestasi itu harus terus didorong agar semakin berkembang dan efektif.

"Penyuluhnya harus diberi perhatian. Artinya penyuluh harus terdaftar dan termotivasi. Karena mereka menjadi penghubung. Selain itu camat-camat termotivasi, harus diberi insentif, tidak harus uang. Tetapi secara kinerja diapresiasi, berhasil membangun kinerja sadar hukum. Bagaimana kita bisa membangun ekonomi stabil kalau kesadaran hukum rendah," harapnya.

Emil mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang pelantikannya sebagai wakil gubernur. Waktunya digunakan untuk memimpin Kabupaten Trenggalek, sambil terus menyapa masyarakat.

"Enggak ada, kerja dulu saja sebagai bupati sambil menyapa masyarakat yang kemarin bekerjasama," katanya.

Selain Emil, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo juga menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan. Penghargaan untuk Soekarwo diwakili Kepala Biro Hukum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan ini diraih Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim, karena jasa-jasanya dalam membina dan mengembangkan desa atau kelurahan binaan di wilayah kabupaten/kota di Provinsi Jatim sebagai desa/kelurahan sadar hukum.

Yasonna H. Laoly menyampaikan apresiasi dan selamat kepada para penerima penghargaan. Menurutnya tidak mudah mencapai dan mendapatkan predikat ini karena harus memenuhi kriteria empat dimensi, yakni dimensi akses informasi hukum, dimensi implementasi hukum, dimensi akses keadilan serta dimensi regulasi dan demokrasi.

"Saya mengapresiasi para penerima penghargaan ini, semoga ke depan dapat dipertahankan dan ditingkatkan supaya masyarakat benar-benar sadar hukum," katanya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP