Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Eksekutor terpidana mati berasal dari Brimob

Eksekutor terpidana mati berasal dari Brimob Kontras. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Dalam waktu dekat 4 terpidana mati kasus narkoba segera dieksekusi. Teknisnya, eksekutornya berasal dari personel Polri. Saat ini Polri telah menyiapkan regu tembak untuk mengeksekusi terpidana mati kasus narkoba.

Menurut Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar, personel yang disiapkan untuk eksekusi hukuman mati biasanya berasal dari satuan Brimob. Sebab Brimob sudah terlatih baik secara mental dan kemampuan menembak.

"Sejak awal masuk ke Brimob punya standar. Sebagai eksekutor pasti personel sudah punya mental kuat," kata Bambang kepada merdeka.com, Rabu (7/1).

Dalam mengeksekusi terpidana mati, biasanya personel Brimob yang dipilih adalah memiliki jiwa-jiwa semi militer. Selain itu, seleksi yang dilakukan biasanya memiliki keterampilan lebih dalam menembak.

Sebelum melakukan eksekusi, para eksekutor ini akan dilakukan pembinaan. "Menguatkan keyakinan mereka karena ini melakukan tugas negara," katanya.

Bambang membeberkan, personel eksekutor biasanya lebih dari dua orang. Masing-masing personel akan dibekali senjata. Namun hanya ada satu senjata yang diisi peluru tajam. "Lainnya mungkin pakai peluru hampa. Tapi personel tak tahu mana senjata yang berisi senjata tajam sehingga para personel tak merasa bersalah," ujarnya.

Ada 2 WNI dan 2 WNA yang akan dieksekusi dalam kasus narkoba. Dua WNI itu adalah Pujo Lestari dan Agus Hadi. Keduanya berada di Lembaga Pemasyarakatan Batam. Sedangkan 2 WNA yaitu Namaona Denis dan Marco Archer Cardoso Moreira.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP