Eks anggota TNI beri latihan menembak perampok toko emas

Reporter : Parwito | Selasa, 22 Mei 2012 11:39




Eks anggota TNI beri latihan menembak perampok toko emas
sketsa perampok sadis lintas provinsi. merdeka.com/Parwito

Merdeka.com - Kawanan perampok spesialis toko emas lintas provinsi yang ditangkap oleh Ditreskrimum Polda Jateng diketahui dilatih menembak oleh dua mantan anggota TNI. Hingga saat ini polisi masih diburu masih memburu eks anggota TNI yang terlibat perampokan.

Dua orang perampok merupakan eks anggota TNI. Informasi ini didapat dari tiga eksekutor perampokan toko emas yang sudah ditangkap. Menurut keduanya, anggota TNI itu adalah yang paling sadis dan tidak segan-segan menembak korban jika melawan.

Bahkan para kawanan perampok masing-masing dilatih secara khusus oleh dua pecatan anggota TNI baik yang sempat bertugas di Aceh maupun mantan TNI anggota Kopasus.

"Pecatan TNI tersebut adalah eks tugas Aceh dan satunya adalah eks anggota Kopassus," ujar Kepala Sub Direktorat IV Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah, AKBP Budi Haryanto kepada merdeka.com di Mapolda Jateng, Selasa (22/5).

Sampai saat ini, keenam perampok spesialis toko emas yang sedang diburu itu masih membawa empat jenis senpi dan masih melakukan aksinya baik di Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta(DIY) maupun Jawa Tengah sendiri.

"Diperkirakan masih ada empat senjata api, jenis FN dan Revolver yang masih di tangan tersangka DPO, kami minta partisipasi masyarakat untuk dapat menginformasikan keberadaannya, hidup atau mati, keamanan pemberi informasi dijamin 100 persen," tegasnya.

Budi Haryanto, menambahkan bahwa para tersangka adalah residivis yang sudah berpengalaman dan malang melintang melakukan tindak pidana perampokan.

"Mereka transmigran, dari Jawa lalu pindah ke daerah Sumatera, di sekitar Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan," tambahnya.

Seperti diberitakan merdeka.com sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Jateng berhasil meringkus 6 tersangka perampokan spesialis toko emas yang selama ini meresahkan masyarakat. Tiga tersangka terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena berusaha melawan ketika hendak ditangkap.

Mereka berperan sebagai eksekutor perampokan, yakni Sahono alias Jumrong (35) yang memiliki dua alamat Mesuji, Lampung dan Bodas Jati, Rembang Deden Herawan alias Deden (38) warga Kampung Cipanji, RT 003 RW 001, Kelurahan Cihampelas, Desa Mekarjaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Serta Yusuf alias Jarot (28) warga Dusun I RT 2 RW 2, BD Jaya Barat, Terbang Besar, Lampung Tengah.

Tiga tersangka lain yang juga ikut diamankan adalah Dedi Ridwansyah (30) warga Desa Galanggang RT 02 RW 15, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Dia berperan sebagai perantara penjualan emas dari pelaku ke pembeli.

Selain itu, Aceng Lukmanul Hakim, warga Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berperan sebagai pembeli perhiasan emas dari pelaku melalui perantara.

Satu tersangka lainnya, yakni Henri Tjahyadinata (39) warga Jalan Otista No 360 BLK RT 02 RW 09, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Astananyar, Kota Bandung, Jawa Barat. Dia berperan sebagai pembeli emas yang sudah dimurnikan.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti perhiasan emas, berupa 120 cincin, 29 kalung, 36 gelang, 160 pasang anting. Selain itu, dua pistol rakitan, jenis Revolver dan FN juga diamankan.

[did]


Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top


Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER
TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Ini alasan Prabowo tak bawa berkas pakai 15 mobil lapis baja
  • Naya Rivera 'GLEE' akhirnya menikah dengan sahabat sendiri
  • Nasdem soal menteri Jokowi: Diajak syukur, enggak juga gapapa
  • Unjuk rasa menentang Israel di Tepi Barat, dua tewas
  • CT tegaskan pelabuhan merak sudah tidak layak
  • Diguyur hujan, jalur Plelen di Alas Roban tertimbun longsor
  • Ini alasan Prabowo-Hatta hanya melintas dan tak masuk Gedung MK
  • Tenangkan pikiran, Jokowi makan sate dan tengkleng di Solo
  • Juventus resmi dapatkan Pereyra
  • Banyak wanita tak sadari tingginya risiko penyakit jantung!
  • SHOW MORE