Dwi Tunggal pimpin Keraton Surakarta pasca rekonsiliasi
Merdeka.com - Dwi Tunggal pimpinan Keraton Surakarta Hadiningrat, Sinuhun Paku Buwono XIII Hanggabehi dengan Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Penembahan Agung Tedjowulan melakukan penandatangan MoU dukungan atas rekonsiliasi Keraton Surakarta di Gedung DPR RI.
"Pasca rekonsiliasi, Dwi Tunggal akan mengedepankan pemersatuan keluarga terlebih dulu, barulah kemudian menata Keraton Surakarta ke depannya," kata Tedjowulan saat menyampaikan sambutannya, Jakarta, Senin, (4/6).
Tedjowulan menegaskan, penandatanganan nota kesepakatan pelestarian ini ada dua hal. Pertama, demi kejayaan Kasunanan Surakarta, dengan penuh kebesaran jiwa melepas gelar Pakubuwono XIII melepaskan gelar menjadi Mahapatih.
"Kedua, saya akan mendampingi Kang Mas Sinuwun Pakubuwono XIII menjadi dwi tunggal untuk kebesaran dan kejayaan Surakarta," tegas Tedjowulan.
"Kami akan rekonsiliasi dengan semua pihak, sentono dalem, keluarga besar, pemerintah dan semuanya untuk kejayaan Surakarta," pungkasnya.
Penandatangan tersebut disaksikan oleh Ketua DPR RI, Marzuki Alie, Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo, Walikota Solo, Joko Widodo serta sejumlah tokoh seperti Sutiyoso, Hidayat Nurwahid. Tak hanya itu, penandatangan itu juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Dengan ditandatanganinya rekonsiliasi tersebut, maka keraton Surakarta Hadiningrat akan dipimpin oleh dwi tunggal sebagai raja dan mahapatih. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya