Dukung Kopassus, puluhan pria berbaju loreng demo di Komnas HAM

Reporter : Eko Prasetya | Jumat, 12 April 2013 15:29




Dukung Kopassus, puluhan pria berbaju loreng demo di Komnas HAM
FKPPI. eko©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra Putri TNI Polri (FKPPI) menggelar aksi di depan kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat. Aksi mereka dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada Kopassus dalam kasus Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta.

Pantauan merdeka.com, Jumat (12/4) mereka datang menggunakan baju loreng warna hijau dan cokelat. Mereka juga membawa spanduk dukungan untuk Kopassus dan mobil untuk berorasi.

"Bubarkan Komnas HAM," teriak mereka.

Mereka menganggap Komnas HAM hanya ingin mencari muka saja karena korban dalam kasus Cebongan dianggap preman. Padahal, di Jakarta juga banyak preman-preman yang mati.

"Di Jakarta juga banyak preman mati. Tetapi mereka tidak peduli," ujar salah satu orator.

Akibat aksi itu, Jalan Latuharhary menuju Manggarai menjadi macet karena demonstran menggunakan sebagian badan jalan. Polisi tampak berjaga mengawal aksi itu. Sejumlah perwakilan mereka juga telah diterima oleh Komnas HAM untuk berdialog.

[has]
Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • PDIP tunjukkan foto baru pertemuan rahasia Abraham Samad
  • Harry Styles akan cabut dari One Direction, beneran nih?
  • Miras termasuk kepuasan batin, pemerintah tak harus atur penjualan
  • Tim Independen sebut Budi Gunawan tak taat pada hukum
  • Kapolda Sumut Irjen Eko Hadi tak mau ikut-ikutan KPK vs Polri
  • Menular lebih cepat, virus Ebola bermutasi
  • HUT ke-270, Solo gelar diskon besar-besaran selama sebulan
  • Bukan perkara hijab, Machica Mochtar berpisah parena prinsip
  • Hujan sejak dini hari, ini ketinggian pintu-pintu air di Jakarta
  • Alasan agama, Asita tolak larangan jual miras di minimarket
  • SHOW MORE